Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Juni 2024 | 18.31 WIB

Puluhan Warga Cipaku Bogor Keracunan Massal Usai Santap Makanan Tahlilan, Satu Meninggal Dunia

Puluhan warga Cipaku Bogor harus dirawat akibat diduga keracunan makanan. (Radar Bogor) - Image

Puluhan warga Cipaku Bogor harus dirawat akibat diduga keracunan makanan. (Radar Bogor)

JawaPos.com – Puluhan warga Cipaku RT 1 RW 12 Kelurahan Cipaku, Bogor dikabarkan mengalami keracunan makanan pasca tahlilan.

Akibatnya, puluhan warga harus menjalani perawatan di Puskesmas Cipaku dan beberapa rumah sakit usai menghadiri acara tahlilan pada Minggu (2/6).
 
Camat Bogor Selatan, Irman Khaerudin belum bisa memastikan sakitnya puluhan warga Cipaku tersebut akibat keracunan makanan.
 
Namun, kejadian tersebut memang terjadi usai puluhan korban menghadiri tahlilan di salah satu rumah warga.
 
“Untuk sementara ini terdata ada 62 orang ya, kita masih data. Korban semua di satu RT di kelurahan Cipaku,” jelasnya, seperti yang dikutip dari Radar Bogor.
 
Irman menjelaskan jika mereka yang mengalami gejala ringan dirawat di Puskesmas Cipaku, sementara yang mengalami gejala berat dirujuk ke RS Melania dan Juliana.
 
Selain itu, dilaporkan bahwa telah ada satu korban meninggal dunia, yaitu seorang pria berusia 34 tahun.
 
“Korban meninggal sudah dimakamkan,” katanya.
 
Di sisi lain, salah seorang keluarga korban, Puput mengatakan jika keluarganya yang diduga keracunan ini mengalami gejala diare sejak Minggu malam.
 
Lalu, pada hari Senin, gejala tersebut tidak juga reda hingga korban menjadi lemas dan akhirnya dilarikan ke Puskesmas Cipaku.
 
“Kata dokter kehabisan cairan jadi lemas makanya di infus di sini sampai sekarang dari tadi sore,” jelasnya.
 
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Diana menyebutkan bahwa total ada 71 orang yang terdiri atas anak-anak, dewasa, hingga orang tua dalam rentang usia 1 tahun hingga 69 tahun.
 
“Menurut indikasi dari dokter, Dinas Kesehatan (Dinkes) kan mereka langsung yang ngecek, baru diindikasi dari makanan. Tapi makanan apa, kita belum tahu juga baru dicek sama Dinkes,” kata Diana.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore