Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Februari 2024 | 17.34 WIB

Bupati Dhito Instruksikan untuk Terus Kebut Pembebasan Lahan Tol yang Jadi Akses ke Bandara Internasional Dhoho

upati Dhito Instruksikan untuk Terus Kebut Pembebasan Lahan Tol yang Jadi Akses ke Bandara Internasional Dhoho./ - Image

upati Dhito Instruksikan untuk Terus Kebut Pembebasan Lahan Tol yang Jadi Akses ke Bandara Internasional Dhoho./

JawaPos.com – Perampungan pembangunan akses jalan pendukung menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri terus kejar - kejaran dengan tanggal operasional bandara yang diperkirakan akan dibuka dalam waktu dekat.

Alhasil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri saat ini terus gerak cepat (gercep) dalam mengupayakan segala halnya termasuk pembebasan lahan untuk proyek jalan tol.

Sebab, keterlambatan pembangunan fisik jalan tol sudah melampaui batas rencana awal yakni pada awal Februari 2024 lalu. Nyatanya, hingga saat ini pembangunan masih belum juga terealisasi.

Apalagi, Bandara Internasional Dhoho Kediri digadang-gadang bakal memiliki peran strategis untuk meningkatkan perekonomian di wilayah Kediri Raya dan daerah sekitar.

Keberadaan Bandara Internasional Dhoho di wilayah Mataraman diprediksi akan memiliki multiplier effect, termasuk dalam pengembangan sektor wisata, industri kreatif, dan pemasaran produk lokal.

Sembari melakukan pembebasan lahan untuk tol, Pemkab Kediri juga terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk menyiapkan akses non tol.

Untuk diketahui, akses non tol menuju bandara meliputi Jalan PB Sudirman di Kecamatan Banyakan yang menjadi akses dari Kota Kediri menuju bandara.

Lalu, pembangunan Jalan Jawa yang merupakan akses menuju bandara dari Kabupaten Nganjuk, serta peningkatan jalan Nganjuk-Kediri.

Kemudian, terkait pengadaan rambu lalu lintas dan penerangan juga sedang dipersiapkan mulai dari Jalan Nganjuk-Kediri, Jalan PB Sudirman dan Jalan Jawa.

“Untuk jalan arteri sudah clear semua, termasuk pemasangan rambu dan penerangan,” kata Bupati Kediri Mas DHito, melalui Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri, Sukadi, Senin (26/2), seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).

Selain pembangunan jalan arteri itu, Sukadi menyebut, Pemkab Kediri juga tengah merampungkan akses Jembatan Jongbiru yang pekerjaan fisiknya saat ini tengah berjalan. Rencananya, pembangunan akan selesai pada Mei 2024.

Menurutnya, diantara semua itu, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol sebagaimana instruksi Bupati Kediri akan tetap menjadi prioritas utama.

Selain menyelesaikan pembebasan lahan Tol Kediri-Kertosono yang sempat terhambat. pihaknya juga tengah konsen melanjutkan pembebasan lahan tambahan untuk Tol Kediri-Tulungagung.

Untuk pembebasan lahan tol Kediri-Kertosono yang melewati lima desa di Kabupaten Kediri, Sukadi mengatakan progresnya sudah selesai dan tersisa sedikit untuk penyelesaian pembayaran.

Lalu, untuk Tol Kediri-Tulungagung, menurut Sukadi prioritas saat ini adalah pembebasan lahan dibagian jalan yang akan jadi pintu masuk bandara. Yakni di Desa Tiron dan Manyaran.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore