
PKL yang berjualan di Alun-Alun Kota Kediri gulung tikar (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com - Dampak dari mangkraknya pembangunan Alun-Alun Kota Kediri berakibat kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area tersebut.
Lebih dari 40 pedagang memilih untuk berhenti berjualan karena omzet yang mereka dapatkan tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari koran menyebutkan bahwa sebelumnya total ada 98 PKL yang berjualan di sisi timur dan selatan Alun-Alun Kota Kediri.
Namun lokasi yang dulu merupakan pusat keramaian tersebut menjadi sepi karena mangkraknya proyek dan pembangunan yang tidak jelas kelanjutannya.
Dampak dari mangkraknya pembangunan Alun-Alun Kota Kediri tersebut membuat omzet puluhan pedagang menjadi drop.
"Sekarang tinggal sekitar 50 lapak. Jualannya sepi, banyak yang gulung tikar," kata Basori.
Menurutnya, pendapatan yang didapat setiap harinya tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan, sehingga kondisi tersebut membuat puluhan pedagang memilih untuk tidak berjualan.
Faktor lain yang membuat para PKL tersebut gulung tikar yakni tempat relokasi mereka yang kecil karena harus berbagi dengan pedagang lainnya. Hal itu membuat pembeli kurang nyaman dan enggan untuk mampir ke lapak pedagang.
"Turunnya omzet separo lebih," terang Basori.
Pria yang berusaha bertahan dengan tetap berjualan di lapak PKL tersebut mengaku belum mengetahui nasib mereka dalam setahun ini.
Sebab hingga kemarin masih belum ada kejelasan dari Pemkot Kediri terkait kelanjutan rencana pemberian bantuan untuk para PKL tersebut.
"Dulu sempat ada yang nanya-nanya. Nggak tahu survei atau bukan, pokoknya ditanya (jumlah, Red) pendapatan (pedagang, Red) dulu dan sekarang," paparnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani mengatakan bahwa rencana pemberian bantuan untuk puluhan PKL di alun-alun tersebut masih terus berprogres.
"Sebelum lebaran 2024 nanti sudah disalurkan," janjinya.
Wahyu juga menegaskan bahwa ada sebanyak 98 pedagang yang berjualan di sana yang akan mendapatkan bantuan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
