Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Februari 2024 | 00.05 WIB

Genangan Banjir Pantura Demak Masih Menjebak Beberapa Kendaraan, Sopir Khawatir Mogok

Sejumlah warga tengah mendorong sepeda motor yang terendam air selama beberapa hari di rumahnya./(ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif) - Image

Sejumlah warga tengah mendorong sepeda motor yang terendam air selama beberapa hari di rumahnya./(ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

JawaPos.com - Sejumlah kendaraan roda empat atau lebih masih terdampar di Jalan Pantura Demak-Kudus, Jawa Tengah, akibat genangan banjir yang belum sepenuhnya surut, meskipun air mulai berkurang dibanding sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadhani, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 10-15 kendaraan yang masih terjebak akibat banjir tersebut, ANTARA, Senin (12/2) melaporkan.

"Hingga kini jumlah kendaraan yang masih terjebak berkisar 10-15 kendaraan," kata Kasat Lantas Polres Demak.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dari Semarang menuju Surabaya, arus kendaraan dialihkan ke arah Mijen menuju Jepara dan Kudus.

Sementara itu, akses jalan menuju Kudus melalui jalur Pantura sementara ditutup karena masih terdapat genangan banjir di Karanganyar, terutama di sekitar SPBU Wonoketingal.

Di sepanjang Jalan Pantura Demak-Kudus masih terlihat kendaraan yang terendam banjir, beberapa di antaranya sudah membongkar muatannya.

Misalnya, truk yang membawa ayam mengalami kerugian besar karena sebagian besar hewan mati. Sisanya yang masih hidup disalurkan ke dapur umum di Terminal Tanggulangin.

Seorang sopir truk tronton asal Surabaya, bernama Antok, mengakui bahwa sejak Kamis (8/2) dia harus terus memantau truknya yang masih terjebak dalam banjir.

Dia harus mengawasi muatannya setiap malam karena sebagian muatan karpetnya hilang dicuri orang.

Antok menjelaskan bahwa rencananya, muatan karpet tersebut akan diantarkan ke Bandung dari Surabaya.

Namun, saat melewati Jalan Pantura Kudus-Demak, banjir tiba-tiba datang dan dalam waktu singkat air meluap dengan cepat.

Agus yang juga seorang sopir truk yang membawa botol plastik, mengungkapkan bahwa meskipun mobilnya berhasil diderek ke Jembatan Tanggulangin setelah terjebak banjir.

Namun dia belum dapat melanjutkan perjalanan ke Jakarta karena mesin truknya belum berfungsi normal. Dia khawatir akan mogok di tengah jalan jika memaksakan perjalanan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore