
Ahong, pedagang ikan di Pasar Bintan memperlihatkan ikan dingkis.
JawaPos.com – Kepercayaan warga Tionghoa yang sangat kental terkait keberuntungan di Tahub Baru Imlek membuat salah satu ikan pembawa keberuntungan diburu warga Tionghoa di Batam. Empat hari menjelang perayaan Imlek, harga ikan dingkis di pasar tradisional Tanjungpinang mulai melambung hingga mencapai Rp 130 ribu per kg. Hal ini seperti dilaporkan Batam Pos (Jawa Pos Grup), Rabu (7/2).
Ikan yang dianggap membawa keberuntungan dan keselamatan ini banyak dicari oleh masyarakat etnis Tionghoa di Batam yang merayakan Tahun Baru Imlek pada tahun ini. Ikan yang dijual dengan harga fantastis ini tidak semua ikan dingkis, melainkan hanya ikan dingkis yang sedang bertelur.
Pantauan di Pasar Sentra Bintan, Selasa (6/2) pukul 09.30 WIB, stok ikan dingkis yang dijual pedagang sudah habis, ditemukan beberapa pedagang ikan yang belum sempat menjualnya.
Salah satu pedang ikan di Pasar Sentra Bintan, Ahong mengatakan bahwa, saat ini ikan dingkis mulai banyak dicari oleh masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek, namun stoknya saat ini tidak banyak.
“Yang cari orang Tionghoa kebanyakan, tapi pribumi juga ada,” kata Ahong, penjual ikan di Bintan saat ditemui, Selasa (6/2).
Ahong mengatakan, saat ini ikan dingkis dari Berakit, Bintan cepat habis, bahkan pada pukul 08.00 WIB, beberapa pedagang di pasar sudah kehabisan stok karena peminatnya saat ini cukup banyak.
“Jam 8 pagi tadi sudah selesai, begitulah nanti Imlek,” ujar Ahong menjelaskan kondisi penjualan ikan dingkis di Pasar Sentra Bintan.
Harga ikan dingkis cukup bervariasi. Saat ini ia masih menjual Rp 65 ribu per kg, namun beberapa pedagang lain menjual hingga Rp 140 ribu per kg untuk ikan yang sudah bertelur.
“Yang mahal kalau sudah bertelur, kalau tidak pasti harganya normal,” ujar Ahong menjelaskan ikan dingkis apa yang harganya melonjak mahal.
Namun, mendekati Imlek, harga ikan diperkirakan akan kembali naik hingga mencapai harga Rp 200-300 ribu per kg. “Kalau Imlek bisa sampai Rp 300 ribu per kilo untuk dingkis yang bertelur,” ujar Ahong memperkirakan kenaikan harga ikan pembawa keberuntungan tersebut.
Menurut Ahong yang juga merayakan Imlek, ikan ini bisa membawa keberuntungan jika dikonsumsi saat Imlek. “Kami yakin ini bisa membawa keberuntungan dan keselamatan,” imbuhnya menjelaskan kepercayaan warga Tionghoa setempat.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
