Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2024 | 18.58 WIB

Grobogan Banjir, Jalur Kereta Terdampak, Perjalanan KA dan Kereta Barang Dialihkan

DAMPAK AIR BAH: Petugas memperbaiki rel di antara Stasiun Gubug-Karangjati, Grobongan, tepatnya di Km 3-5/7 lintas Semarang-Surabaya, Selasa (6/2). - Image

DAMPAK AIR BAH: Petugas memperbaiki rel di antara Stasiun Gubug-Karangjati, Grobongan, tepatnya di Km 3-5/7 lintas Semarang-Surabaya, Selasa (6/2).

JawaPos.com - Di jalur yang biasa dilewati kereta api (KA) dari Semarang ke Surabaya atau sebaliknya di Grobogan, Jawa Tengah, itu, para pekerja melakukan perbaikan rel yang terkena dampak banjir yang melanda kabupaten di Jawa Tengah tersebut. Mereka memberi pasir, tanah, dan bantalan.

Perbaikan itu persisnya dilakukan di Km 3+5/7 lintas Semarang–Surabaya, antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati. Sekitar pukul 11.30 kemarin (6/2), petugas baru berhasil memperbaiki jalur hilir lokasi imbas banjir itu.

Tapi, tetap saja lima perjalanan KA penumpang terdampak. Selain itu, ada tiga kereta barang yang ikut terkena efek: KA barang 2527, KA parsel 284, dan KA barang 2519. ’’Kami melakukan upaya perbaikan jalur rel di lokasi itu dengan mengerahkan petugas prasarana dan menyiapkan material di lokasi yang terendam banjir,’’ ungkap Manajer Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, seperti dilansir Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

KA 185 Blambangan Ekspres, KA 227, dan 231 Blora Jaya harus dilakukan rekayasa pola operasi memutar. Lalu, perjalanan KA 546 Kedungsepur dan KA 230 Ambarawa Ekspres dibatalkan. ’’Penumpang bisa membatalkan perjalanan dan uang tiket akan dikembalikan penuh. Kami juga memberi service recovery untuk penumpang yang mengalami keterlambatan,’’ paparnya.

Franoto menjelaskan, PT KAI mengerahkan puluhan petugas prasarana yang didukung peralatan berat seperti kendaraan perawatan jalan rel dan material. KA bisa melalui lokasi itu dengan kecepatan terbatas. Sementara perbaikan lanjutan di jalur hilir terus dilakukan agar bisa dilalui dengan kecepatan normal. ’’Sekitar pukul 11.30 (kemarin) petugas berhasil memperbaiki salah satu jalur, yaitu jalur hilir lokasi imbas banjir. KA Sembrani dan KA Argo Anggrek sudah bisa melintas,’’ tuturnya.

Total ada 11 kecamatan di Grobogan yang terendam banjir kemarin. Banjir itu kiriman air dari hulu Sungai Lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang yang tak mampu menampung debit air akibat intensitas hujan tinggi.

Selain alur KA, yang juga terdampak banjir adalah jalan Grobogan–Semarang ruas Godong–Tegowanu. Ruas itu putus dan tak bisa dilewati. Kendaraan dialihkan untuk melewati Demak.

Banjir Pasuruan

TERISOLASI: Banjir mengepung Dusun Balongrejo RT 29, RW 9, Desa Kedungiringin, Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (6/2).

Banjir juga melanda kawasan barat Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Ribuan rumah warga di Kecamatan Beji, Bangil, dan Gempol terendam. Data terbaru dari BPBD setempat, sebanyak 3.527 rumah warga terdampak.

Jawa Pos Radar Bromo melaporkan, kejadian paling parah di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji. Dari delapan dusun yang terimbas banjir, total 1.835 rumah warga terendam. Ketinggian air mencapai 70–80 sentimeter.

Yang terparah di Dusun Balongrejo dan Ngampel. Sebab, perbatasan dua dusun itu memang dilintasi Sungai Wrati. Kondisi yang kian parah membuat warga Dusun Balongrejo benar-benar terisolasi. (mun/int/lin/tom/fun/den/c18/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore