Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 22.08 WIB

Proyek Pembangunan Tol Kediri-Tulungagung Sebagai Akses Ke Bandara Dhoho Kediri Terancam Meleset

Pengedara motor di kawasan Bandara Dhoho Kediri./radar kediri - Image

Pengedara motor di kawasan Bandara Dhoho Kediri./radar kediri

JawaPos.com – Proyek pembangunan Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) untuk akses menuju ke Bandara Internasional Kediri ini terancam meleset.

Proyek tol ini yang direncanakan dimulai pada awal Februari ini sampai Rabu (31/1) masih belum ada tanda-tanda mengenai tol Ki Agung ini dibangun.

Melansir Radar Kediri (Jawa Pos Group), setelah dinyatakan memenangkan lelang pada pertengahan November 2023, penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) ini dilakukan kuartal ketiga 2023 atau paling terlambat di akhir tahun 2023.

Setelah melakukan tanda tangan ini masih ada beberapa tahapan untuk dilakukan seperti pendanaan, perencanaan teknik bari, dan selanjutnya realisasi fisik.

Sampai awal Februari ini masih ada beberapa tahapan setelah lelang itu masih belum selesai. Sehingga pembangunan tol ini terutama ruas ke Bandara Dhoho Kediri masih belum dilakukan.

Akses jalan tol menuju ke bandara udara ini dimulai dari perempatan Bolawen ke Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengatakan bahwa mengenai dimulainya pembangunan jalan tol ini sampai Rabu (31/1) masih belum ada tanggal pasti.

“Masih belum ada jadwal pasti kapan tol (ruas bandara, Red) akan dibangun,” kata Sukadi dikutip Radar Kediri (Jawa Pos Group).

Lahan yang terkena dampak pembangunan Tol Ki Agung ini sudah dilakukan pengosongan sejak akhir Desember 2023.

Pengosongan ini juga termasuk 180 kepala keluarga (KK) di sepanjang Jl PB Sudirman yang akan menjadi akses utama tol ke Bandara Dhoho Kediri.

Perihal waktu untuk pembangunan Tol Ki Agung ini belum ditentukan mengenai penggunaannya masih sesuai target yakni November 2024. Sukadi berharap bawah Tol Ki Agung ini bisa cepat dibangun dan digunakan.

“Semoga saja cepat dibangun dan dapat digunakan,” ujar Sukadi.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri Yudha Nur Ari mengatakan mengenai Tol Ki Agung menjadi akses untuk menuju Bandara Dhoho Kediri. Karenanya untuk akses non-tol ke bandara ini masih kurang memadai.

Yudha Nur Ari mengatakan bahwa akses menuju ke Bandara Dhoho Kediri ini ada dua. Selain Jl PB Sudirman juga bisa melewati Jl Jawa di Desa/Kecamatan Grogol.

Jl PB Sudirman ini menjadi ruas utama karenanya jalan ini jauh lebih lebar yakni 8 meter. Namun, kedua jalan ini akan berpusat di satu tikungan yang sama.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore