
Pengedara motor di kawasan Bandara Dhoho Kediri./radar kediri
JawaPos.com – Proyek pembangunan Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) untuk akses menuju ke Bandara Internasional Kediri ini terancam meleset.
Proyek tol ini yang direncanakan dimulai pada awal Februari ini sampai Rabu (31/1) masih belum ada tanda-tanda mengenai tol Ki Agung ini dibangun.
Melansir Radar Kediri (Jawa Pos Group), setelah dinyatakan memenangkan lelang pada pertengahan November 2023, penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) ini dilakukan kuartal ketiga 2023 atau paling terlambat di akhir tahun 2023.
Setelah melakukan tanda tangan ini masih ada beberapa tahapan untuk dilakukan seperti pendanaan, perencanaan teknik bari, dan selanjutnya realisasi fisik.
Sampai awal Februari ini masih ada beberapa tahapan setelah lelang itu masih belum selesai. Sehingga pembangunan tol ini terutama ruas ke Bandara Dhoho Kediri masih belum dilakukan.
Akses jalan tol menuju ke bandara udara ini dimulai dari perempatan Bolawen ke Kelurahan Semampir, Kota Kediri.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengatakan bahwa mengenai dimulainya pembangunan jalan tol ini sampai Rabu (31/1) masih belum ada tanggal pasti.
“Masih belum ada jadwal pasti kapan tol (ruas bandara, Red) akan dibangun,” kata Sukadi dikutip Radar Kediri (Jawa Pos Group).
Lahan yang terkena dampak pembangunan Tol Ki Agung ini sudah dilakukan pengosongan sejak akhir Desember 2023.
Pengosongan ini juga termasuk 180 kepala keluarga (KK) di sepanjang Jl PB Sudirman yang akan menjadi akses utama tol ke Bandara Dhoho Kediri.
Perihal waktu untuk pembangunan Tol Ki Agung ini belum ditentukan mengenai penggunaannya masih sesuai target yakni November 2024. Sukadi berharap bawah Tol Ki Agung ini bisa cepat dibangun dan digunakan.
“Semoga saja cepat dibangun dan dapat digunakan,” ujar Sukadi.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri Yudha Nur Ari mengatakan mengenai Tol Ki Agung menjadi akses untuk menuju Bandara Dhoho Kediri. Karenanya untuk akses non-tol ke bandara ini masih kurang memadai.
Yudha Nur Ari mengatakan bahwa akses menuju ke Bandara Dhoho Kediri ini ada dua. Selain Jl PB Sudirman juga bisa melewati Jl Jawa di Desa/Kecamatan Grogol.
Jl PB Sudirman ini menjadi ruas utama karenanya jalan ini jauh lebih lebar yakni 8 meter. Namun, kedua jalan ini akan berpusat di satu tikungan yang sama.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
