Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Januari 2024 | 19.20 WIB

Proyek Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Tahap 2 Diambil Alih Kementerian PUPR, Ini Kata Bupati Kediri

Bupati Kediri ketika tinjau Stadion Gelora Daha Jayati pada pembangunan tahap I / (Karen Wibi) - Image

Bupati Kediri ketika tinjau Stadion Gelora Daha Jayati pada pembangunan tahap I / (Karen Wibi)

JawaPos.com – Proyek pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) akan segera memasuki tahap kedua.

Setelah sebelumnya pembangunan tahap pertama rampung pada bulan Desember tahun 2023 kemarin, proyek itu akan segera dilanjutkan.

Namun, salah satu yang menjadi perbedaan yaitu pada tahap kedua nanti pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tidak dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, melainkan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan bahwa sebenarnya pihak Pemkab Kediri sudah menyiapkan rencana pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tahap kedua baik dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) sampai desain stadion.

Tetapi menjelang pembangunan fisik, Kementerian PUPR mengambil alih proyek tersebut. Meskipun demikian, Pemkab Kediri akan tetap melakukan monitoring terhadap proyek pembangunan stadion tahap kedua itu.

“Untuk pembangunan tahap kedua akan diambil alih Kementerian PUPR, jadi Pemkab hanya akan memonitori proyek tersebut,” ujar Bupati Kediri seperti dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Group) pada hari Selasa (30/1) kemarin.

Menurutnya, untuk pembangunan stadion GDJ tahap kedua ini pemkab sudah mengalokasikan dana senilai Rp 100 miliar atau lebih sedikit Rp 50 miliar dari anggaran pembangunan tahap pertama.

Tetapi karena proyek pembangunan tahap kedua diambil alih oleh Kementerian PUPR, maka anggarannya bisa berubah.

Ia mengatakan sampai hari Selasa (30/1) kemarin dirinya belum mengetahui berapa anggaran yang disiapkan oleh Kementerian PUPR beserta kapan tanggal dimulainya pembangunan lanjutan ini.

Ketika ditanya terkait anggaran Rp 100 miliar yang tidak jadi digunakan itu Dhito mengatakan pihaknya akan melakukan perencanaan ulang.

Tetapi kemungkinan besar anggaran Rp 100 miliar tersebut akan digunakan untuk pembangunan di sektor lainnya.

“Kami sudah ajukan RAB dan desain stadion ke Kementerian PUPR, mungkin saja bisa bermanfaat,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Agus Sugiarto mengatakan hingga Selasa (29/1) ia juga belum mengetahui kapan pembangunan tahap kedua akan dilanjutkan. Tetapi ia berharap agar pembangunan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Pemkab Kediri belum tahu apakah pembangunan akan selesai di tahap dua atau ada tahap selanjutnya,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui proyek pembangunan stadion GDJ tahap pertama telah rampung pada Desember 2023 dengan anggaran sebesar Rp 150 miliar. Pembangunan tahap pertama telah berjalan mulai bulan Mei hingga Desember 2023.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore