
Alam Ganjar dalam lawatannya menemukan prespektif baru dimana ada seorang anak muda yang berhasil menjadi produsen meja billiard di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
JawaPos.com - Muhammad Zinedine Alam Ganjar dalam lawatannya menemukan prespektif baru dimana ada seorang anak muda yang berhasil menjadi produsen meja billiard di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Billiard yang umumnya berada di pasaran merupakan produk hasil impor. Menurut Alam, itu menjadi suatu peluang usaha dimana kualitas produksi dari meja billiard dari Semarang bisa dipasarkan dan bersaing dengan produk impor.
"Melihat satu desa di Ambarawa bisa jadi sentra produsen billiard itu luar biasa sih karena ini perspektif baru bagaimana kita bisa mengembangkan suatu bisnis yang sebelumnya memang tidak terpikirkan dan ini menjadi sentra menjadi produksi billiard," kata Alam, Selasa (23/1).
Dalam keberhasilannya menjadi produsen meja billiard, Lest Billiard yang merupakan produsen tersebut masih menemukan sejumlah persoalan yang dihadapi. Salah satu keresahannya yakni terkait dengan permodalan. Untuk itu, Alam menjelaskan pentingnya ada regulasi yang memudahkan untuk UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Selain itu, Alam mendengar keresahan seputar sulitnya menemukan bahan baku yang berkualitas sehingga menyulitkan produsen untuk berdaya saing dengan produk impor. "Tadi juga banyak bicara soal keresahan-keresahan mereka harus bersaing dengan produk impor terus mereka juga kesulitan untuk mendapatkan bahan baku dan sejauh ini mereka sudah cukup baik dari segi kualitas cukup baik dari segi kualitas," jelas Alam.
Padahal, dari segi kapasitas dan kualitas produksi, Alam melihat produsen tersebut memiliki kemampuan untuk produksi dalam jumlah yang lebih banyak, hanya saja potensinya yang belum dikerjakan secara maksimal.
"Cukup baik karena kapasitas produksinya mereka dalam satu kali produksi bisa membutuhkan 10 sampai 14 hari dan itu secara terus-menerus yang bisa disimpulkan adalah di sini made by order cuman belum sampai potensi yang maksimal," ungkap Alam.
Terkait dengan penyerapan tenaga kerja sendiri, Alam melihat ini sebagai upaya baik dalam menyerap tenaga kerja. Oleh karena itu, menurutnya masih banyak desa yang memiliki potensi serupa sehingga bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan.
"Bagaimana kita bisa memberikan kebermanfaatan lebih banyak orang di sekitar kita, contohnya di sini satu tempat aja bisa menampung sampai 25 orang tenaga kerja efeknya luar biasa," jawab Alam.
Selain sirkulasi ekonomi yang meningkat, Alam pun menganggap ini sebagai upaya peningkatan produktifitas masyarakat yang selama kurang termanfaatkan peran dari para pemuda.
"Bukan cuman sirkulasi ekonominya aja tapi juga bagaimana ini bisa mengubah gaya hidup yang sebelumnya di tempat banyak yang cerita kalau anak mudanya banyak yang terpapar pergaulan negatif seperti mabuk minum tapi dengan adanya pusat ekonomi seperti ini mereka fokusnya teralih ke kegiatan positif dan produktif," pungkas Alam.
Lest Billiard sendiri salah satu unit usaha yang memproduksi meja billiard di Indonesia. Tak hanya sebagai produsen, Lest Billiard memberikan jasa service dan menyediakan sparepart pendukung yang sudah beroperasi sejak 2010.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
