
Walikota Cirebon datangi Taman Kebumen yang kondisinya sangat memprihatinkan setelah reaktivasi / Sumber : Radar Cirebon
JawaPos.com - Kondisi Taman Kebumen Kota Cirebon malah memprihatinkan setelah dilakukannya reaktivasi. Ada beberapa fasilitas yang rusak dan tidak terawat (23/1).
Hal ini mendapatkan perhatian dari Walikota Cirebon, Drs. H Agus Mulyadi, yang mendatangi langsung ke Taman Kebumen pada, Senin (22/1).
Saat berada di lokasi, Walikota mengumpulkan seluruh petugas lapangan dan beberapa Dinas terkait dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, untuk melakukan aksi bersih-bersih dan memperbaiki fasilitas yang rusak di taman tersebut hingga melakukan pengecatan ulang.
Agus mengatakan bahwa hal ini dilakukan bukan hanya sebagai gerakan instan dalam pembersihan dan perawatan taman, tetapi sebagai bukti nyata dari Dinas teknis seperti Dinas Pekerja Umum (DPU) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).
"Dalam jangka pendek, kami fokus pada pemeliharaan kebersihan dan keindahan, termasuk pengaturan tempat bagi para pedagang kaki lima (PKL)," ujar Agus, dikutip dari Radar Cirebon (Jawa Pos Group).
Selain itu, Agus juga menuturkan bahwa pihaknya telah mengundang para partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan dari Taman Kebumen.
"Pemeliharaan infrastruktur, taman, termasuk jalan, dapat berjalan efisien dan diimbangi dengan kesadaran bersama," tutur Agus, dikutip dari Radar Cirebon (Jawa Pos Group).
Walikota Cirebon menegaskan agar tidak ada yang boleh membuang sampah sembarangan dan meminta dukungan masyarakat untuk melaporkan jika ada orang atau kelompok yang berbuat buruk terhadap keberadaan taman tersebut.
ihaknya juga telah melakukan penyempurnaan perencanaan dan fungsi ruang publik di Taman Kebumen.
"Kami berkomitmen untuk menjaga Taman Kebumen sebagai ruang publik yang bersih, indah, dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat," jelasnya.
Sekertaris Jendral (Sekjen) Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nusantara Cirebon, Prabu Diaz, memberikan apresiasi kepada Walikota Cirebon yang telah melakukan pembenahan dan pembersihan di Taman Kebumen.
"Dengan pembenahan Alun-alun Kebumen ini akan kembali menjadi ruang terbuka hijau dan ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai komponen masyarakat," ucap Prabu Diaz, dikutip dari Radar Cirebon (Jawa Pos Group).
Sekjen Prabu juga menyoroti perlunya perawatan dan pengamatan yang baik untuk mencegah kerusakan dan pencurian
Ia juga mendesak Pemkot Cirebon agar segera melakukan tindakan yang tepat untuk memastikan keberlanjutan dari perawatan taman tersebut.
"Pembenahan Taman Kebumen dan cagar budaya di sekeitarnya ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman warga dan wisatawan serta menjadi kontribusi positif terhadap keberlanjutan warisan sejarah Taman Kebumen," pungkasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
