
LUDES: Kondisi bus pariwisata Al Mubarok setelah terbakar di ruas jalan tol Pandaan-Malang di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, kemarin (6/3). (JAWA POS RADAR BROMO)
JawaPos.com – Yang diingat Firdaus, dari bodi belakang bus tiba-tiba ada kepulan asap. Sopir pun langsung menepi ke bahu jalan dan berhenti.
"Tak lama kemudian muncul api dan bus terbakar," tutur pria 23 tahun, salah seorang penumpang bus pariwisata dengan nopol K1670 EW, itu kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin (6/3).
Para penumpang, sopir dan awak bus, serta kru travel yang berjumlah total 48 orang segera berhamburan keluar. Sebagian dari mereka kemudian berusaha memadamkan api yang mulai melalap bus pariwisata milik PO Al Mubarok itu dengan alat pemadam ringan Tapi, tanpa hasil.
Mengutip Jawa Pos Radar Malang, bus tersebut mengangkut rombongan karyawan PT Dana Mandiri Sejahtera, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mereka baru saja berwisata ke Jogjakarta dan sedang dalam perjalanan pulang ke Bululawang ketika insiden tersebut terjadi. Beruntung, semua penumpang dan kru selamat.
Bus dengan mesin Hino RK-8 yang dikemudikan Joko Umbaran itu berhenti dan kemudian terbakar di Km 60.700 tol Pandaan–Malang. Lokasi tersebut masuk wilayah Dusun Jombor, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Akibat kejadian itu, lalu lintas di ruas tol tersebut arah Malang sempat macet panjang. Hingga lebih dari 1 kilometer.
Saat bus terbakar di bahu jalan, sesaat kemudian tim patroli dari PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) dan PJR Jalan Tol tiba di lokasi kejadian. Termasuk Satlantas Polres Pasuruan.
Selain itu, ada satu unit truk tangki dari PT Jasamarga Pandaan Malang dan satu unit damkar dari Pemkab Pasuruan. Setiba di TKP, mereka langsung melakukan upaya pemadaman. Mulai terbakar pukul 07.25, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.00.
Sejam kemudian, bus itu diderek ke halaman kantor gerbang tol Purwodadi. ’’Semua penumpang busnya kami evakuasi menggunakan mobil patroli ke kantor gerbang tol Purwodadi,” terang Kaswa, manajer area Jasamarga Toll Road Operation.
Kebakaran diduga terjadi karena korsleting. ’’Berasal dari bagian belakang bodi bus,” ungkap Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andika Mizaldi Lubis saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di lokasi.
Disinggung mengenai beredarnya kabar bahwa kebakaran dipicu aktivitas pengisian daya power bank, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto yang dikonfirmasi Jawa Pos Radar Malang belum berani memastikan. ”Kami tidak menemukan bukti adanya aktivitas tersebut (pengisian daya power bank),” ucapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
