Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Desember 2023 | 13.44 WIB

Dianggap Ganggu Aktivitas Warga, Mahasiswa dan Warga Menuntut Pengungsi Rohingya Direlokasi dari Aceh Timur

Massa berunjuk rasa menuntut relokasi puluhan imigran Rohingya, di Kantor Bupati Aceh Timur, Kamis (21/12). - Image

Massa berunjuk rasa menuntut relokasi puluhan imigran Rohingya, di Kantor Bupati Aceh Timur, Kamis (21/12).

JawaPos.com - Permasalahan kemanusiaan terkait pengungsi Rohingya yang ramai berdatangan ke Indonesia, khususnya di Aceh terus menjadi sorotan banyak pihak. Kali ini giliran mahasiswa di Aceh Timur yang membuka suaranya sehubungan dengan kehadiran imigran Rohingya yang ditampung di sejumlah titik di Provinsi Aceh.

Dilansir dari Antara pada Kamis (21/12), masyarakat dan mahasiswa di Kabupaten Aceh Timur menuntut agar puluhan imigran Rohingya yang kini ditampung sementara di Idi Sport Center (ISC) untuk segera direlokasi.

Tuntutan tersebut disampaikan puluhan massa dan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Aceh Timur di Idi Rayeuk, ibu kota Kabupaten Aceh Timur, Kamis (21/12).

"Kami mendesak pihak terkait dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera memindahkan imigran Rohingya yang ditampung Idi Sport Center (ISC)," ujar Aris Munandar selaku koordinator unjuk rasa.

Aris Munandar menyebutkan apabila tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti, maka pihaknya akan mengambil tindakan langsung.

Apalagi dari berbagai laporan yang telah tersebar di masyarakat menyebutkan bahwa keberadaan imigran Rohingya tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat setempat yang tidak bisa berolahraga.

Maka dari itu, massa pengunjuk rasa mendesak Pejabat (Pj) Bupati Aceh Timur untuk segera mengambil tindakan sikap atas keresahan masyarakat terhadap kehadiran imigran Rohingya di daerah tersebut.

Lebih lanjut, Aris Munandar menuturkan bahwa pihaknya juga mendesak TNI dan Polri menjaga perairan Aceh Timur. Kemudian, ia juga turut menyoroti pihak imigrasi, TNI, dan Polri yang seharusnya bertanggung jawab penuh terhadap permasalahan imigran Rohingya.

"Kami mendesak penegak hukum menangkap para calo atau agen yang terlibat menyelundupkan imigran Rohingya ke Kabupaten Aceh Timur. Kami mencurigai ada indikasi mereka sengaja didaratkan ke Aceh, khususnya Aceh Timur," ucap Aris.

Kehadiran puluhan pengunjuk rasa tersebut disambut oleh Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Timur Syahrizal Fauzi. "Imigran Rohingya ini merupakan masalah nasional. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama forkopimda mengupayakan mereka segera dipindahkan," ujar Fauzi.

Sebelumnya, sebanyak 50 pengungsi Rohingya ditampung di ISC setelah diturunkan dari kapal di kawasan pantai Desa Seuneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis (14/12) sekira pukul 03.45 WIB.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore