Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2023 | 15.10 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana PIP Terjadi di SDN Kencanasari Cianjur, Rusak Citra Lembaga Pendidikan

Bupati Cianjur Herman Suherman / sumber: Jawa Pos - Image

Bupati Cianjur Herman Suherman / sumber: Jawa Pos

JawaPos.com – Dugaan penyelewengan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) terjadi di SDN Kencanasari Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur.

Dugaan tersebut muncul ketika orangtua siswa hendak melakukan pencairan dana PIP di bank dan menemukan bahwa seorang oknum telah mencairkan dana tersebut.

Wali murid juga mengungkapkan adanya pemotongan dana setelah menerima PIP oleh oknum dari pihak sekolah.

Dikutip dari Radar Cianjur pada Sabtu (2/12), sebelumnya Kepala Sekolah SDN Kencanasari, Yeti Sunaryati, menyatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya dugaan penyelewengan dana PIP.

Ia mencatat bahwa jika terjadi, mungkin kepala sekolah sebelumnya yang mengetahuinya.

Yeti menegaskan bahwa pihak sekolah selalu mengikuti prosedur yang berlaku untuk program PIP. Menurutnya, setiap siswa dijadwalkan menerima Rp450 ribu untuk tahun pengajuan 2023.

Ia membantah adanya pemotongan dana untuk sekolah setelah wali murid menerima bantuan tersebut.

Yeti menjelaskan bahwa pihak sekolah mengikuti prosedur dengan baik dan bahwa setiap wali murid mengambil buku PIP masing-masing.

Meskipun beberapa di antaranya dikumpulkan di sekolah karena dampak gempa dan inisiatif masyarakat yang khawatir kehilangan dana.

Anggota Komisi D DPRD Cianjur, Jumati menyatakan bahwa dugaan penyelewengan dana dan praktik pungutan liar (pungli) dalam program PIP adalah tindakan yang merusak citra lembaga pendidikan.

Ia menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak dapat diterima. Jumati menyatakan bahwa Komisi D akan memanggil pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur terkait informasi tersebut.

Setelah itu, mereka akan melakukan pengecekan langsung ke SDN Kencanasari.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyatakan bahwa ia baru mengetahui adanya dugaan penyelewengan dana dan pemotongan dana PIP di lingkup pemerintahannya.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan tujuan pendidikan di Kabupaten Cianjur.

Herman menyampaikan kekecewaannya terhadap situasi ini, menyatakan bahwa tujuan pendidikan tidak seharusnya melibatkan pemotongan dana.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore