
Bupati Cianjur Herman Suherman / sumber: Jawa Pos
JawaPos.com – Dugaan penyelewengan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) terjadi di SDN Kencanasari Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur.
Dugaan tersebut muncul ketika orangtua siswa hendak melakukan pencairan dana PIP di bank dan menemukan bahwa seorang oknum telah mencairkan dana tersebut.
Wali murid juga mengungkapkan adanya pemotongan dana setelah menerima PIP oleh oknum dari pihak sekolah.
Dikutip dari Radar Cianjur pada Sabtu (2/12), sebelumnya Kepala Sekolah SDN Kencanasari, Yeti Sunaryati, menyatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya dugaan penyelewengan dana PIP.
Ia mencatat bahwa jika terjadi, mungkin kepala sekolah sebelumnya yang mengetahuinya.
Yeti menegaskan bahwa pihak sekolah selalu mengikuti prosedur yang berlaku untuk program PIP. Menurutnya, setiap siswa dijadwalkan menerima Rp450 ribu untuk tahun pengajuan 2023.
Ia membantah adanya pemotongan dana untuk sekolah setelah wali murid menerima bantuan tersebut.
Yeti menjelaskan bahwa pihak sekolah mengikuti prosedur dengan baik dan bahwa setiap wali murid mengambil buku PIP masing-masing.
Meskipun beberapa di antaranya dikumpulkan di sekolah karena dampak gempa dan inisiatif masyarakat yang khawatir kehilangan dana.
Anggota Komisi D DPRD Cianjur, Jumati menyatakan bahwa dugaan penyelewengan dana dan praktik pungutan liar (pungli) dalam program PIP adalah tindakan yang merusak citra lembaga pendidikan.
Ia menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak dapat diterima. Jumati menyatakan bahwa Komisi D akan memanggil pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur terkait informasi tersebut.
Setelah itu, mereka akan melakukan pengecekan langsung ke SDN Kencanasari.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyatakan bahwa ia baru mengetahui adanya dugaan penyelewengan dana dan pemotongan dana PIP di lingkup pemerintahannya.
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan tujuan pendidikan di Kabupaten Cianjur.
Herman menyampaikan kekecewaannya terhadap situasi ini, menyatakan bahwa tujuan pendidikan tidak seharusnya melibatkan pemotongan dana.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
