
SEJARAH: Kondisi Kampung Kapitan tempat wisata di Kota Palembang.
JawaPos.com - Kampung Kapitan menjadi salah satu tempat wisata di Kota Palembang yang bernilai sejarah. Selain terletak di pinggir Sungai Musi, Kampung Kapitan merupakan kampung pecinan pertama di Kota Palembang yang hadir sejak Dinasti Ming atau abad ke XIV.
Hal ini tentunya menarik perhatian wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.Tercatat dalam sebulan pengunjung tempat sejarah khususnya kalangan Tonghoa ini mencapai hingga 400 wisatawan.
Pengurus Kampung Kapitan, Mulyadi Tjoa mengatakan jika kampung kapitan ini masuk dalam cagar budaya yang harus dilindungi pada tahun 2008 oleh pemerintah pusat. Sejak saat itu, kampung pencinan ini terus digaungkan oleh pemerintah daerah. "Dalam sebulan itu pengunjungnya bisa mencapai 400 wisatawan," katanya saat ditemui, Minggu (11/11).
Pengunjung yang datang kebanyakan ingin tahu sejarah dari rumah tua berada di Kampung Kapitan ini.
Menurutnya, jumlah 400 wisatawan ini meningkat pesat pada saat perhelatan Asian Games pada Agustus lalu. Dimana tercatat dalam sebulan hampir mencapai 1.000 wisatawan yang berkunjung baik dari Jakarta, Malaysia, Iran, Pakistan, Korea, dan Cina Hongkong
"Selama Asian Games ini memang sangat banyak pengunjungnya karena memang wisata ini sangat bernilai sejarah," ujarnya.
Untuk satu kali kunjungan, ia mengaku tidak mematok harga atau sukarela para wisatawan. Terkadang pengunjung membayar Rp 5 ribu untuk satu orang. Bahkan, terkadang pengunjung tidak memberikan uang.
Uang ini kemudian digunakan untuk biaya perawatan tempat wisata itu sendiri. Mengingat, sejauh ini dana perawatan hanya mengandalkan dana dari pemerintah pusat. "Untuk dana pemerintah daerah itu tidak ada hanya saja membantu dalam upaya promosi," ujarnya
Meskipun begitu, dirinya tetap berterima kasih dengan adanya upaya promosi dari Pemerintah daerah maka sejarah dari kampung ini tidak lenyap seiring berkembangnya zaman. "Semoga sejarah kampung kapitan ini terus dikenang hingga generasi seterusnya," singkat Mulyadi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani menilai jika Kampung Kapitan salah satu tempat wisata yang telah siap untuk ditawarkan kepada wisatawan sehingga pihaknya pun terus gencar mempromosikan kampung ini agar lebih dikenal terutama di Mancanegara.
Menurutnya, selama perhelatan Asian Games beberapa tempat wisata menjadi idola salah satunya Kampung Kapitan karena kebanyakan wisatawan berkunjung tempat yang bernilai sejarah. "Ke depan kami akan terus berupaya mempromosikan tempat wisata yang sudah siap serta memperbanyak kembali tempat wisata yang mampu menarik para wisatawan," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
