Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2020 | 22.55 WIB

16 Santri Ponpes Temboro Magetan Positif Covid-19

Ilustrasi sampel darah yang terindikasi positif virus Korona. Antara - Image

Ilustrasi sampel darah yang terindikasi positif virus Korona. Antara

JawaPos.com - Kekhawatiran adanya temuan baru kasus positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro, Kecamatan Karas, Magetan, akhirnya terbukti. Hasil tracing dan tes yang dilakukan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 terhadap 305 santri yang berinteraksi dengan 43 santri asal Malaysia (yang sebelumnya dinyatakan positif) menyebutkan, sebanyak 16 santri baru dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya 16 santri itu menjalani rapid test dan swab test oleh GTPP Covid-19. Dari dua tes tersebut, para santri baru itu dinyatakan reaktif dan positif. ”Dari 31 santri yang reaktif saat ikut rapid test sebelumnya, 16 di antaranya positif berdasar swab test,” kata Bupati Magetan Suprawoto Sabtu (25/4).

Sekretaris GTPP Covid-19 Jatim Heru Tjahjono menyatakan, 16 santri ponpes yang dinyatakan positif itu diputuskan menjalani perawatan dulu selama 14 hari. ”Jika perkembangannya membaik, mereka akan dipulangkan ke negaranya,” ujar dia.

Sementara itu, para santri pondok yang dinyatakan negatif bakal dipulangkan. Termasuk para santri asal Malaysia. Pemprov Jatim telah menyiapkan bus untuk mengantarkan mereka ke bandara.

Heru menambahkan, sudah ada sepuluh bus berkapasitas 40 orang yang disiapkan. Setiap bus akan diisi 15 santri. Yang diberangkatkan adalah santri yang sudah menjalani tes dengan hasil nonreaktif atau negatif. ”Jadi, tetap ada physical distancing,” ucap Heru yang juga sekretaris daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim.

Ketua Rumpun Tracing GTPP Covid-19 Jatim dr Kohar Hari Santoso mengatakan, sebelum diberangkatkan, para santri harus menjalani tes lagi untuk memastikan kondisinya. Setelah dinyatakan negatif, mereka baru dibawa ke bandara untuk diterbangkan ke Malaysia. ”Tapi, di bandara kita isolasi dulu sebelum dilakukan karantina di negaranya,” ujar dia dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi tadi malam.

Kohar menjelaskan, para santri yang lain juga akan diperiksa lagi. Hal itu merupakan langkah antisipatif untuk mencari tahu lebih lanjut persebarannya. Tracing akan dilakukan sebelum para santri asal Malaysia diberangkatkan. ”Nanti akan di-tracing lagi. Dari Pemkab Magetan sudah menyiapkan tempat untuk karantina kalau memang ditemukan kasus lagi,” terangnya.

Tambahan temuan di Ponpes Temboro ikut menyumbang lonjakan signifikan kasus positif Covid-19 di Jatim kemarin. Hingga tadi malam, ada tambahan pasien positif sebanyak 78 orang. Sehingga total pasien yang terkonfirmasi positif mencapai 768 orang.

Seperti diberitakan, kasus itu berawal pasca munculnya kabar mengejutkan dari Malaysia. Sebanyak 43 santri asal negeri jiran di ponpes tersebut dinyatakan positif Covid-19 saat baru tiba di Malaysia oleh Kementerian Kesehatan setempat.

Sebenarnya, sebelumnya para santri sudah dicek. Hasilnya negatif. Karena itu, temuan 43 kasus positif santri tersebut menimbulkan pertanyaan baru. Dari klaster mana mereka. Bukan hanya itu, diketahui ada empat warga di sekitar lingkungan ponpes yang sudah terlebih dulu dinyatakan terpapar virus bernama lain SARS-CoV-2 tersebut.

KRONOLOGI PERSEBARAN COVID-19 DI PONPES TEMBORO


  • Penelusuran bermula pasca munculnya kabar dari Kementerian Kesehatan Malaysia bahwa 43 santri Ponpes Temboro dinyatakan positif Covid-19 saat tiba di Malaysia.

  • GTPP Covid-19 lantas melakukan tracing dan penelusuran.

  • Sebanyak 305 santri yang diketahui berinteraksi dengan 43 santri positif virus korona di Malaysia menjalani rapid test.

  • Dari 305 santri yang ikut rapid test, 31 orang reaktif dan harus menjalani swab test.

  • Dari 31 santri yang reaktif saat ikut rapid test, 16 orang positif berdasar swab test.


 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dFIExFe5_SA

https://www.youtube.com/watch?v=Xg4Dcl85KEs

https://www.youtube.com/watch?v=nI_SUJ-nk0w

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore