Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Maret 2020 | 16.33 WIB

Baru Datang, TKA Asal Korea Diperiksa di Perkebunan Sawit

Salah satu kegiatan Dinkes Sekadau, Kalimantan Barat. Arkadius Gansi/Antara - Image

Salah satu kegiatan Dinkes Sekadau, Kalimantan Barat. Arkadius Gansi/Antara

JawaPos.com-Satu orang tenaga kerja asing asal Korea Selatan yang baru kembali dari negeri asalnya diperiksa Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. TKA itu bekerja di PT LG Internasional di Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir.
"Yang bersangkutan begitu datang, tidak bertemu atau bekerja. Tapi diisolasi di mes Belum sampai 2 minggu tiba di sini, ada pemeriksaan dari dinkes. Semua WNA ikut pemeriksaan juga, termasuk WNI selaku tukang masak yang bekerja di mesnya," ungkap Alfian, seorang karyawan di PT Parna Agro Mas seperti dilansir dari Antara pada Kamis (12/3).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau Henry Alpius mengatakan, pemeriksaan terkait Covid-19 secara prosedur tetap nasional sudah ada. Mulai pintu dua masuk karantina, bila ada keluhan, diberi kartu khusus. Bila sehat boleh langsung masuk. Sedangkan untuk WNA yang dari Korea Selatan itu, pihaknya hanya memantau di bidang kesehatan.
Menurut Henry, perlu kesadaran sendiri untuk istirahat di rumah selama 14 hari dan dipantau klinik serta dilaporkan ke dinkes. "Kita sudah rapat Forkopimda. Semua pemangku kepentingan punya tugas masing-masing. Dinkes hanya survei epidemiologi, yang lain sesuai tugas fungsi masing-masing, memantau pergerakan WNA di wilayah kerja. Protap ke luar masuk WNA sudah secara nasional ada ketua tim di badan penanggulangan bencana daerah. Penanggung jawab teknis adalah Puskesmas dan klinik-klinik perusahaan bila WNA sehat," ujar Henry.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau Martinus Ridi mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus korona. Salah satu upaya yang dilakukan dinkes, yakni melakukan screening kesehatan terhadap karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit, khususnya TKA yang baru pulang dari daerah terjangkit Covid-19. "Selain itu, pegawai perusahaan yang kontak dengan orang tersebut (TKA) juga dilakukan screening kesehatan," ujar Martinus.
Screening kesehatan yang dilakukan sudah menyasar dua perusahaan yang terdapat TKA. Pada 4 Maret, screening kesehatan dilakukan terhadap dua TKA dan pegawai lain. Hasilnya, tidak ditemukan adanya gejala yang mengarah pada Covid-19. "Kami juga melakukan screening kesehatan terhadap tujuh TKA dan 14 pegawai lain, semua dalam kondisi sehat. Dalam screening kesehatan tersebut melibatkan lintas sektor, di antaranya dinkes, dinas PMPTSP dan tenaga terja, Forkopimka, dan Puskesmas setempat," papar Martinus.
Masyarakat diimbau agar tidak panik. Kendati demikian, Martinus menambahkan, masyarakat juga tetap harus waspada terhadap penularan Covid-19 dengan berperilaku hidup bersih dan sehat.
"Kabupaten Sekadau akan membentuk satgas kesiapsiagaan Covid-19, tapi masih menunggu dari provinsi. Hal tersebut mengarah pada hasil rapat soal koordinasi penanggulangan pengendalian Covid-19," ujar Martinus.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=u1DE8R3YJ4o

https://www.youtube.com/watch?v=dQebKCg3-10

https://www.youtube.com/watch?v=veoVNUadukk

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore