Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2019 | 17.07 WIB

Kok Bisa Pasutri Bersaing di Pilkades Aeng Sareh, Begini Ceritanya!

SIAP BERSAING: Pasangan suami istri Mairi dan Surrotul Jannah diapit prajurit anggota TNI dan panitia di panggung utama TPS Pilkades Aeng Sareh. (Imam S Arrizal/RadarMadura.id) - Image

SIAP BERSAING: Pasangan suami istri Mairi dan Surrotul Jannah diapit prajurit anggota TNI dan panitia di panggung utama TPS Pilkades Aeng Sareh. (Imam S Arrizal/RadarMadura.id)

JawaPos.com- Pelaksanaan Pilkades Aeng Sareh, Kecamatan Kota Sampang berbeda dengan daerah lainnya. Sebab, di desa ini, Calon Kepala Desa (Cakades) yang maju merupakan Pasangan Suami Istri (Pasutri). Mairi, cakades incumbent, bersaing dengan sang istri, Surrotul Jannah.

Pengamatan RadarMadura.id, panggung utama di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades Aeng Sareh seolah pelaminan. Sebab, dua kursi yang disiapkan panitia diduduki Mairi dan Surrotul Jannah. Keduanya sama-sama maju untuk mendapat suara rakyat.

Mengapa yang maju suami istri? Tentu semua sudah mafhum. Di desa tersebut tidak ada satu pun warga yang mau maju menandingi Mairi. Cakades incumbent itu satu-satunya yang mendaftar ke Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD).

Tapi, persyaratan tidak memperbolehkan calon tunggal. Akhirnya, dia memajukan istri tercintanya. P2KD membuka pendaftaran. Setelah tahapan kedua, tahapan ketiga, tidak ada yang mendaftar. ”Mungkin tokoh masyarakat masih percaya dengan kami untuk memimpin periode kedua,” katanya.

Tidak ada lawan politik membuat Mairi lebih enjoy. Dia tidak pernah turun untuk mengampanyekan diri. Baginya, siapa pun nanti yang terpilih sama saja. Dia mengaku siap manakala sang istri terpilih sebagai pemenang.

”Tidak apa-apa (istri terpilih), karena itu sudah maunya masyarakat,” jelasnya sembari disambut senyum oleh Surrotul Jannah. ”Apakah nanti saya yang menang, saya siap. Kalah juga siap. Kita bertarung,” tambahnya.

Surrotul Jannah mengakui hanya sebagai calon bayangan. Dia justru mendoakan sang suami kembali memimpin Aeng Sareh. Dia lebih enak mendampingi suami daripada menjadi kepala desa. ”Mudah-mudahan, ke depan bisa lebih baik, lebih amanah memimpin Aeng Sareh,” harapnya.

Ketua P2KD Aeng Sareh Ahmad Muwassak menlai pelaksanaan pilkades berlangsung aman dan damai. Ada 3.609 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Aeng Sareh. Mereka tersebar di enam dusun. Yakni Dusun Song Osong, Mandangin, Jlanyar, Demongan, Daksan, dan Takong.

Pihaknya menyediakan konsumsi untuk meningkatkan partisipasi warga. Setelah menggunakan hak suara, pemilih diberi nasi kotak. Panitia sudah menyiapkan ribuan nasi di pintu keluar TPS. ”Ini biasa, orang nyoblos dikasih nasi biar semarak,” katanya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore