Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Desember 2018 | 23.28 WIB

MUI Kab Malang Minta Pengusaha Tidak Paksa Pegawai Pakai Atribut Natal

Ilustrasi, MUI Kabupaten Malang mengimbau kepada para pengusaha agar tidak memaksakan karyawannya untuk memakai atribut Natal. - Image

Ilustrasi, MUI Kabupaten Malang mengimbau kepada para pengusaha agar tidak memaksakan karyawannya untuk memakai atribut Natal.

JawaPos.com- Seminggu menjelang Natal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang memberikan imbauan tegas kepada pemilik perusahaan maupun pertokoan. Para pengusaha itu diminta tidak memaksa karyawan muslim untuk memakai atribut berbau Natal.


Hal itu disampaikan Ketua MUI Kabupaten Malang KH Misno Fadhol Hija' di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (28/12). Dia berpesan agar pemilik perusahaan bisa menghargai karyawan muslim, meskipun pada saat Natal sekalipun.


"Artinya, suatu perusahaan jangan sampai memaksakan yang muslim berpakaian atau berbudaya seperti agama lain," ujar Fadhol.


Umat muslim di Kabupaten Malang harus bisa menjaga syariat agama yang berlaku. Selain itu, mereka juga tetap diminta untuk menghormati aturan dan hari besar agama selain Islam.


"Sedangkan untuk umat muslim sendiri, tetap berpegang pada aturan-aturan Islam. Yang tidak boleh, ya tidak perlu diikuti," tegasnya.


Lebih jauh, peran serta pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama juga sangat penting saat ini. Sedangkan bagi organisasi masyarakat berlatarbelakang Islam, Fadhol berpesan agar dapat menjaga persatuan bangsa.


Tidak hanya itu, rencananya, MUI Kabupaten Malang bakal mengeluarkan fatwa terkait Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Nantinya akan disosialisasikan pada masyarakat secara luas.


Bahkan rencananya, Jumat (21/12), pihaknya akan mengundang semua elemen untuk melakukan raker terkait hal ini. MUI akan melibatkan seluruh kecamatan.


"Tetap harus menjaga kebangsaannya ini, kemasyarakatan. Tapi kalau syariat Islam-nya sudah tidak bisa ditawar lagi. Jadi kiranya, mereka yang nonmuslim biar menjalankan aturan-aturan yang ada. Kami ingin menjaga keamanan di negara Pancasila ini," tegasnya.

Editor: Dida Tenola
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore