
Jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga usai divisum.
JawaPos.com--Seorang suami, Syamsudin (27) diduga telah menghabisi nyawa istrinya, Yanti (22), Kamis malam. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Yef Husin RT 7 RW 3 Kelurahan Tuan-Tuan Kecamatan Benuakayong, Ketapang, Kalbar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga dicekik dan dipukul menggunakan benda tumpul di bagian dadanya hingga tewas. Usai menghabisi nyawa istrinya, Syamsudin kabur meninggalkan rumah. Sampai sekarang pun keberadaannya belum diketahui.
Ayah korban, Jemain (56), mengatakan, orang pertama yang menemukan mayat Yanti adalah ibu korban, Asnah (50), pada Jumat (25/9) pagi sekitar pukul 05.00. Saat itu Asnah sedang memberi pakan bebek, tepat di samping rumah yang ditinggali anak dan menantunya.
Asnah mencoba membangunkan korban dengan memanggil namanya. Namun, yang dipanggil tak kunjung menyahut. Akhirnya, Asnah langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati anaknya itu masih terbaring.
"Istri saya lalu memegang tubuhnya. Saat itulah istri saya melihat darah keluar dari mulutnya dan ternyata anak saya sudah tidak bernyawa," kata Jemain.
Ia menduga anaknya telah dibunuh oleh sang suami. Kecurigaan tersebut muncul karena anak dan menantunya itu sering berkelahi. Alasannya karena cemburu. Dugaan semakin kuat karena Syamsudin juga telah menghilang dari rumah.
"Suaminya itu cemburuan. Setiap kali anak saya jalan, selalu dimarahi. Makanya sering kelahi. Padahal anak saya jalan sama kawan-kawannya," jelas Jemain.
Bahkan, menantunya itu biasa main pukul. Namun Jemain tidak pernah menyangka, Syamsudin sampai tega membunuh Yanti.
Ia seakan tak percaya akan kenyataan ini. Sebab, pada Kamis (24/9) malam, anak dan menantunya itu masih bertandang ke rumahnya dan baru pulang sekitar pukul 10.00.
Kapolsek Benuakayong, Iptu I Ketut Muliarta Giri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menduga tewasnya korban karena dibunuh oleh suaminya, Syamsudin.
"Ada bekas tindak kekerasan di bagian leher korban seperti dicekik dan luka lebam pada bagian dada korban," katanya.
Ia menjelaskan, dari keterangan ibu dan ayah korban, pada Kamis (24/9) malam, korban dan suaminya sempat berkelahi. Bahkan suaminya itu mencekik istrinya di rumah mertua.
Tetapi hal tersebut tidak dilaporkan ke polisi karena keduanya sudah kembali berbaikan dan sempat pergi lebaran bersama.
Saksi lainnya yang tinggal berdekatan dengan rumah korban juga menyebutkan, sekitar pukul 04.00 WIB, terdengar suara motor yang keluar dari rumah korban. Pengendara motor itu diduga Syamsudin yang melarikan diri usai membunuh.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, meminta keterangan dari saksi-saksi, melakukan visum terhadap jasad korban, dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban. Sementara jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. (afi/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
