Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juli 2023 | 22.22 WIB

Terjepit Material Banjir Bandang, Pasutri di Kawasan Danau Maninjau Meninggal

TIM SAR GABUNGAN: Petugas gabungan menelusuri kawasan yang terkena banjir di beberapa daerah di Sumbar dan mengevakuasi warga ke tempat pengungsian. - Image

TIM SAR GABUNGAN: Petugas gabungan menelusuri kawasan yang terkena banjir di beberapa daerah di Sumbar dan mengevakuasi warga ke tempat pengungsian.

JawaPos.com - Musibah hujan deras tidak hanya di Kota Padang, sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat pun mengalami hal serupa pada Kamis malam (13/7) hingga Jumat pagi (14/7). Di kawasan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, dilaporkan sepasang suami istri meninggal dunia.

Sekretaris BPBD Agam Olkawendi mengatakan, hujan deras di wilayah Agam memicu longsor. Daerah paling besar dilanda hujan deras yakni di Nagari Kotomalintang dan Tanjungsani. Kedua nagari itu lokasi di Kecamatan Tanjung Raya.

“Di Nagari Kotomalintang. Bencana terjadi di dua jorong. Sementara di Tanjungsani, tersebar di enam jorong,” kata Olkawendi seperti dilansir Padek.co/Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Jumat (14/7).

Adapun enam jorong terkena dampa musibah di Nagari Tanjungsani, yakni di Jorong Pandan, Sigiran, Sungai Tampang, Pantas, Batunanggai, dan Galapuang. Di Nagari Kotomalintang di Jorong Alai dan Jorong Muko-muko.

Bencana itu mengakibatkan kerusakan bagi sejumlah rumah warga, memutus akses jalan hingga menelan dua korban jiwa. Keduanya merupakan pasangan suami istri (pasutri), Hariadi St Pamenan dan Arina Sofia. Keduanya warga Jorong Pantas, Nagari Tanjungsani.

Kedua korban terjepit material banjir bandang dan terjebak di dalam rumahnya. Akses jalan yang lumpuh ke lokasi karena tertimbun longsor dan material banjir bandang membuat proses penyelamatan kedua korban jadi lambat. Sehingga akhirnya nyawa keduanya tak tertolong.

“Kedua korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ditemukan hampir di waktu bersamaan, sekitar pukul 07.00 oleh tim gabungan,” jelasnya.

Saat ini, tim gabungan dari BPBD Agam, TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan nagari, relawan peduli bencana beserta masyarakat masih berjibaku melakukan evakuasi material longsor dan banjir. Pihaknya juga masih melakukan pendataan dampak bencana itu hingga kini.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore