
Ilustrasi
JawaPos.com - Menghadapi arus mudik dan liburan lebaran Idul Fitri, Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Sebab sejumlah jalur utama kerap dilanda kemacetan parah, karena tingginya volume kendaraan yang dibawa pemudik daerah rantau.
Dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), ada sejumlah jalur alternatif tersebut yakni dari Padang menuju Bukittinggi. Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran menyebutkan, di jalur ini terdapat beberapa titik kemacetan.
Bagi yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Lubukalung dapat melewati jalur alternatif Simpang Polsek Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Simpang Ketaping-Jembatan Lubukalung.
Titik macet lainnya di Pasar Sicincin. Maka jalur alternatifnya dapat melewati Simpang Mapolsek Bandara Minangkabau-Simpang Ketaping-Pariaman. Bahkan pemudik juga bisa melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak untuk menuju Kota Bukittinggi.
"Jalur itu untuk menghindari kemacetan di jalur utama, seperti di kawasan Silaing, Pasar Kotobaru, dan Padanglua," sebutnya.
Untuk kawasan Silaing, sering dipadati pemudik saat lebaran karena lokasi tersebut banyak terdapat objek wisata seperti air terjun dan pemandian.
Lalu, pemudik juga dapat melewati jalur alternatif Simpang Pandai Sikek-Pasar Amur untuk menghindari kemacetan di Pasar Kotobaru. Bagi pemudik yang melintasi Padang-Kota Payakumbuh-Pekanbaru, atau sebaliknya bila ingin menghindari kemacetan di Kota Bukittinggi, bisa memanfaatkan Simpang Batu Palano-Sungai Puar-Simpang Tanjungalam.
Sedangkan pemudik yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Baso dan Simpang Piladang bisa melewati jalur Simpang Ampek Canduang-Tabek Patah-Situjuah-Payakumbuh. Jalur alternatif itu untuk menghindari kepadatan di jalur Bukittinggi-Payakumbuh-Pekanbaru. Sebab, biasanya terjadi kemacetan panjang di Simpang Piladang dan Pasar Baso.
Saat ini, kondisi jalur alternatif tersebut dalam kondisi baik dan layak untuk dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Untuk itu, dalam menghadapi libur Lebaran itu, Dishub Provinsi akan berkoordinasi dengan jajaran Dishub pemerintah kabupaten/kota.
“Tim di daerah, kami kerahkan memasang rambu-rambu di jalur alternatif tersebut guna memudahkan pengendara yang melewatinya,” tandas Amran. (wni/iil/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
