
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Netty Prasetiyani Heryawan
JawaPos.com - Maraknya penggunaan gawai atau alat komunikasi oleh anak-anak harus menjadi perhatian ekstra bagi orang tua. Terutama terkait tumbuh kembang anak.
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Netty Prasetiyani Heryawan mengatakan, kejadian kekerasan dan permasalahan yang menimpa anak melalui media soaial, mau tidak mau orang tua harus bertanggungjawab sebagai pemegang otoritas penuh penggunaan gawai terhadap anak-anak.
”Seharusnya orang tua membuat regulasi kapan ketika anak boleh menggunakan gawai, berapa lama anak itu memakainya, dan fitur apa saja yang dapat diakses atau tidak oleh anak-anak,” kata Ketua P2TP2A Netty Prasetiyani Heryawan, kemarin (6/7).
Dikatakannya, orang tua saat ini bisa dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni orang tua nyasar, orang tua bayar, dan orang tua sadar.
”Banyak orang tua yang ingin anaknya shaleh tapi gak tau caranya, banyak orang tua menyerahkan tumbuh kembang anak dan pembentukan karakteranya pada pihak lain, seperti sekolah, guru ngaji, atau TPA,” beber Netty.
Namun, yang paling bagus, menurut Netty, yaitu orang tua yang sadar bahwa tanggungjawab paling utama dalam pendidikan dan pengasuhan anak ada pada keluarga. ”Orang tua seperti ini lah yang kita harapkan makin banyak di Jawa Barat dan tanah air kita,” jelas Netty.
Netty menambahkan, gempuran berbagai macam kebudayaan atau perilaku dari luar yang tidak sesuai, itu bisa di hardik atau dibatasi apabila imunitas dalam keluarga tersebut kuat.
”Itu analogi paling mudah, ketika kita punya antibodi apapun gempurannya, kita bisa katakan tidak di dalam keluarga,” tandasnya.(nif/ign/rmol/mam/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
