
Gegana tengah melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan di depan Mapolres Ampenan
JawaPos.com -Benda mencurigakan yang ditemukan di depan Polsek Ampenan membuat geger orang-orang yang melintas di sekitar lokasi. Bentuk benda yang menyerupai bola ini, pertama kali dilihat anggota Polsek Ampenan usai apel pagi, sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (20/11).
Anggota yang melihat, langsung melaporkannya ke Kapolsek Ampenan Kompol Tauhid. Informasi itu diteruskan Kapolsek kepada Kapolres Mataram AKBP Muhammad dan tim Gegana Satbrimob Polda NTB.
Kapolres mengatakan, pihaknya mengantisipasi kemungkinan terburuk setelah penemuan tersebut. Karena itu, tim Gegana Brimob dilibatkan, untuk mengetahui isi benda mencurigakan dan diduga berbahaya.
"Langsung kami koordinasi dengan Brimob untuk menangani benda mencurigakan itu," kata Muhammad sebagaimana dilansir Lombok Post (Jawa Pos Group), Selasa (21/11).
Sesaat sebelum kedatangan tim gegana, anggota Polsek Ampenan melakukan sterilisasi TKP. Mereka memasang garis polisi di sekitar benda mencurigakan itu. Sekitar 10 menit setelahnya, tim gegana mendatangi TKP.
Satu petugas gegana berpakaian lengkap, langsung beraksi. Dia mengambil benda mencurigakan yang diletakkan di got depan Polsek Ampenan.
Benda itu kemudian dibawa ke Mako Brimob Polda NTB. Di sana, petugas mengambil langkah pencerai-beraian benda tersebut, dengan cara diledakkan. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui isinya. Apakah mengandung bahan peledak atau tidak.
Ternyata, setelah diledakkan, benda itu bukan berisi bahan berbahaya. "Isinya cuma kertas aja. Buntalan kertas," kata Muhammad.
Menurut Muhammad, awalnya petugas mencurigai jika benda itu berbahaya. Ini dikarenakan saat pertama kali ditemukan, bungkusannya dikemas dengan lapisan lakban yang rapi.
Polisi tentu tak ingin mengambil risiko. Karena itu mereka langsung meminta bantuan tim penjinak bom. "Bungkusnya memang rapi. Pakai lakban warna cokelat. Karena itu kita antisipasi langkah terburuk, dengan meminta bantuan gegana," beber Muhammad.
Lebih lanjut, kata Kapolres, jajarannya akan menyelidiki siapa orang yang membuang buntalan kertas itu. Ini untuk mengungkap motif, apakah sekadar iseng atau ingin menyebar teror.
Ditambahkannya, kepolisian akan meminta masyarakat untuk memasang kamera pengintai. Terutama mereka yang tinggal tepat di pinggir jalan utama. Imbauan ini sebagai langkah antisipasi dan upaya pengungkapan, jika terjadi tindak kriminal.
"Nanti di setiap polsek juga akan kita pasang. Biar gampang mengawasinya," pungkas dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
