Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 November 2017 | 18.38 WIB

Objek Wisata Paniis Singkup, Airnya Dipecaya Enteng Jodoh

Air yang dianggap berhasiat. - Image

Air yang dianggap berhasiat.

JawaPos.com - Mata air di objek wisata Paniis Singkup benar-benar alami. Air segar yang keluar ternyata berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit, bahkan lumpuh akibat stroke. Sebagian orang percaya, khasiat air di Paniis untuk enteng jodoh, buang sial, hingga awet muda.


Belum ada kajian ilmiah untuk membuktikan hal tersebut. Namun mitos yang beredar di masyarakat telah menjadikan hal tersebut sebagai daya tarik tersendiri sehingga wisata Paniis Singkup tak pernah sepi pengunjung.


Objek wisata Paniis Singkup berlokasi di kaki Gunung Ciremai sebelah utara. Tepatnya di Desa Paniis dan Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Dua objek wisata di dua desa yang saling berbatasan ini telah menjadi satu dan tak bisa terpisahkan.


Menyajikan wisata alam dengan nuansa gemericik air sungai yang mengalir langsung dari sumber mata air disertai suasana alam dengan vegetasi pepohonan pinus di sekelilingnya.


Kesejukan air yang keluar dari dalam tanah bisa saja merangsang syaraf-syaraf di dalam tubuh sehingga pikiran menjadi tenang dan rilek. Sama halnya dengan penderita kelumpuhan akibat stroke, bisa saja dinginnya air yang mengalir dapat merangsang syaraf motorik kembali berfungsi.


Namun demikian, tak ada salahnya mencoba meminum air langsung dari mata air ini karena kebersihannya bisa terjamin.


Diceritakan seorang Petugas PDAU Kuningan Imam Dwi Putranto, pernah ada seorang temannya iseng melakukan penelitian terhadap kandungan TDS (Total Dissolve Solid) pada air Paniis untuk mengukur kandungan zat terlarut, baik itu organik maupun anorganik.


Hasilnya, menunjukkan kandungan TDS di bawah 100. Artinya, air di Paniis layak untuk dikonsumsi langsung tanpa harus dimasak.


Selain terkenal dengan khasiatnya menyembuhkan berbagai penyakit, air Paniis juga dipercaya masyarakat sekitar mengandung mistis. Konon, setiap malam Kliwon Syura, mata air tersebut mengeluarkan harum yang semerbak luar biasa.


Tak ada yang tahu dari mana asal harum tersebut. Namun mitos tersebut banyak memengaruhi masyarakat yang percaya terhadap ilmu gaib untuk melakukan ritual menyepi dan berendam semalamam di hulu sungai tersebut.


“Kebanyakan mereka yang datang melakukan ritual tersebut untuk mencari berkah atau bertujuan untuk kebatinan, usaha, jodoh, kekuasaan dan lain-lain. Ini juga mungkin dipengaruhi oleh mitos Gunung Ciremai," kata Imam.


Namun, Imam menyerahkan segala cerita yang beredar tersebut kepada masyarakat untuk mempercayainya atau tidak. Yang terpenting bagi Imam adalah keberadaan objek wisata Paniis Singkup adalah salah satu aset Pemerintah Kabupaten Kuningan yang harus dijaga kelestariannya dan memberi kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD) yang membanggakan.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore