
Kesehatan dan kecukupan nutrisi lewat pemberian makanan bergizi menjadi fondasi utama agar setiap anak Indonesia dapat tumbuh optimal. (Istimewa)
JawaPos.com — Pembanguan generasi unggul tidak hanya dimulai dari ruang kelas, tetapi juga dari terpenuhinya kebutuhan nutrisi anak sejak dini. Kesehatan dan kecukupan nutrisi menjadi fondasi utama agar setiap anak Indonesia dapat tumbuh optimal, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta berkembang menjadi sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan berdaya saing.
Komitmen tersebut masih menjadi tantangan bersama. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional berhasil turun menjadi 19,8 persen, menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Berangkat dari semangat tersebut, TAP Untuk Negeri melalui PT Brahma Binabakti (BBB) secara konsisten melaksanakan kegiatan Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI) di wilayah operasional perusahaan. Program yang dilaksanakan dua kali setiap minggu ini telah menjangkau 16 sekolah yang terdiri dari jenjang PAUD, TK dan Sekolah Dasar, serta memberikan manfaat bagi ratusan siswa di Kabupaten Muaro Jambi.
Di Provinsi Jambi, prevalensi stunting berdasarkan hasil SSGI 2024 tercatat sebesar 17,1 persen. Meski berada di bawah angka nasional yang mencapai 19,8 persen, upaya peningkatan kualitas gizi anak tetap perlu diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor swasta.
Salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan susu bergizi adalah SD 198 Bukit Baling, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda melalui pemenuhan nutrisi yang lebih baik, sejalan dengan upaya bersama dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.
Bagi anak-anak, segelas susu bukan sekadar minuman. Di baliknya tersimpan harapan sederhana untuk tetap sehat, semangat belajar, dan mengejar cita-cita. Hal tersebut tergambar dari ungkapan Zahira, salah seorang siswi SD 198 Bukit Baling.
"Kalau bisa saya ingin, program susu ini terus berlanjut, supaya aku dan teman-teman lain bisa terus minum susu," ucap Zahira.
Senada dengan pernyataan tersebut, Faradilah Zumroh S.Ag, Kepala Sekolah SD 198 Bukit Baling, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para siswa.
“Saya selaku Kepala Sekolah SD 198 Bukit Baling, mengucapkan banyak terima kasih telah melaksanakan kegiatan SEHATI, kegiatan ini mendukung pemenuhan nutrisi peserta didik di sekolah kami serta mengurangi risiko kekurangan gizi,” ujar Faradilah.
Di tengah berbagai upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting yang tidak dapat dipisahkan. Peran dunia usaha melalui program-program sosial yang berorientasi pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang saling melengkapi.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
