Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 21.52 WIB

Dedi Mulyadi Adakan Sayembara Tangkap Begal dalam Keadaan Hidup, Hadiah hingga Rp 50 Juta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana hapus PKB, diganti dengan ERP. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana hapus PKB, diganti dengan ERP. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan, termasuk begal, lalu menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup. Hadiah yang disiapkan berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.

Pengumuman tersebut disampaikan Dedi melalui video yang diunggah di media sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi kriminal terutama begal di Bandung. Ia menegaskan pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memperkuat pengamanan.

"Saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada Kepolisian dalam keadaan hidup," ujarnya dikutip Kamis (23/7).

Dedi mengatakan, Pemprov Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan akan menjalin koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi berbagai aksi kejahatan.

"Siaga menghadapi begal. Kita terus berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian, khususnya Polda Jabar, dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," kata Dedi.

Ia juga meminta mobil patroli kepolisian tetap siaga setiap malam dengan lampu rotator menyala. Selain itu, personel Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran diminta bersiaga di titik-titik strategis guna mengantisipasi berbagai kemungkinan tindak kejahatan.

Menurut Dedi, masyarakat juga perlu mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai bentuk gotong royong menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

"Warga bersiskamling, menjaga diri dan dijaga diri. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong," tegasnya.

Dedi mengajak seluruh masyarakat tetap waspada dan berani melawan aksi kriminal dengan tetap bekerja sama bersama aparat keamanan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jawa Barat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore