
Walikota Malang Wahyu Hidayat (lima dari kanan) setelah rapat koordinasi persiapan Malang Bersinar 2026 di Balai Kota Malang (JawaPos.com)
JawaPos.com – Gerakan menurunkan emisi dan peningkatan kualitas lingkungan akhirnya sampai juga ke Kota Malang. Kegiatan hasil kolaborasi antara PT PLN (Persero), Pemkot Malang, JawaPos.com, Jawa Pos TV, dan Jawa Pos Radar Malang tersebut mengambil tema Malang Bersinar 2026.
Koordinasi penyelenggaraan Malang Bersinar 2026 dilakukan, Senin (20/7) di Balai Kota Malang. Walikota Malang Wahyu Hidayat memimpin langsung persiapan Malang Bersinar 2026 bersama kepala satuan OPD Pemkot Malang. Hadir pula tim JawaPos.com dan Jawa Pos Radar Malang dipimpin Wapemred Suprianto.
”Kami senang sekali dan sangat mendukung kegiatan Malang Bersinar ini. Karena kami sejak awal sudah berkomitmen untuk mendukung upaya gerakan udara bersih dan ramah lingkungan. Apalagi Malang selama ini sudah dikenal sebagai daerah berhawa sejuk dan udaranya sehat. Bahkan, kota Malang mendapat penghargaan udara terbersih se-Asia Tenggara,” ujar Wahyu Hidayat.
Kegiatan Malang Bersinar 2026 akan diselenggarakan selama dua hari dengan dua kegiatan. Pertama hari Jumat (24/7) berupa FGD (Focus Group Discussion) Green Tourism Forum yang digelar di Balai Kota Malang dan diikuti sekitar seratus peserta. FGD ini akan menghadirkan empat nara sumber. Yakni Walikota Malang Wahyu Hidayat, Direksi PLN, PHRI Kota Malang dan Asperda (Asosiasi Pengusaha Rental Kendaraan Indonesia).
Kegiatan kedua berupa Green Citizen Movement yang melibatkan masyarakat umum digelar pada hari Minggu (26/7) di area car free day (CFD) Kota Malang. Acara ini akan diisi dengan senam zumba, jalan sehat, pameran kendaraan ramah lingkungan, serta edukasi pemilahan sampah serta pemberdayaan UMKM ramah lingkungan. Di luar rute CFD akan diadakan pula pawai kendaraan ramah lingkungan, becak listrik serta gerobak sampah listrik.
Walikota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan, pihaknya merasa terhormat Kota Malang menjadi satu-satunya kota di Jawa Timur yang dipilih sebagai tuan rumah kegiatan menurunkan emisi dan ramah lingkungan. Hal ini membuktikan bahwa kerja kerasnya tidak sia-sia untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota ramah lingkungan dengan udara bersih.
”Terus terang, setelah mendapat penghargaan sebagai salah kota di Indonesia dengan udara bersih se-Asia Tenggara, kami akan terus berkomitmen menjaga kota ini agar tetap bersih udaranya dan sehat lingkungannya,” kata Wahyu. Penghargaan oleh Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan Malaysia itu digelar pada September 2025. Selain Kota Malang, kota lain yang mendapat penghargaan serupa adalah Kota Padang, Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Banyumas.
Pemkot Malang selama ini memang terus membuat program ramah lingkungan. Di antaranya adalah Ngalam Seger. Yakni program yang difokuskan pada masalah lingkungan dengan pengembangan sekolah, institusi hijau dan kampung ikonik pelestarian ringan. Selain itu Pemkot Malang terus memperluas ruang terbuka hijau serta pengendalian limbah industri dan rumah tangga di Kota Malang.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
