Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 20.46 WIB

Viral Boti Diburu Sejumlah Pemuda di Bogor, Sampai Lari Terbirit-birit

Boti lari terbirit-birit usai dikejar sejumlah pemuda. (Instagram: bandung banget) - Image

Boti lari terbirit-birit usai dikejar sejumlah pemuda. (Instagram: bandung banget)

JawaPos.com - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pemuda mengejar sejumlah transpuan, yang dalam unggahan di media sosial kerap disebut-sebut sebagai "boti", viral di media sosial. Peristiwa yang disebut kabarnya terjadi di Kota Bogor dan memicu perdebatan di kalangan warganet.

Dalam video yang beredar, beberapa pemuda terlihat berlari mengejar orang-orang yang menjadi sasaran. Mereka tampak berusaha mengusir hingga membuat sejumlah transpuan berlari terbirit-birit meninggalkan lokasi. Salah satu pemuda juga terlihat melemparkan botol berisi cairan yang disebut-sebut merupakan air kencing.

Berdasarkan unggahan akun Instagram Bandung Banget, aksi yang disebut sebagai "bersih-bersih boti" itu dilakukan di beberapa titik di Kota Bogor. Yaitu di kawasan BTM, Pasar Anyar, hingga Terminal Bubulak.

Dalam narasi unggahan tersebut, sejumlah pemuda menyisir sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya transpuan. Mereka kemudian mengusir orang-orang yang ditemui di lokasi tersebut karena tidak sejalan dengan nilai atau aturan yang mereka yakini.

Video itu pun dengan cepat menyebar dan memancing beragam respons dari pengguna media sosial. Sebagian warganet mendukung aksi tersebut karena menganggap keberadaan transpuan di sejumlah titik sudah sampai ke tahap meresahkan.

Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik cara yang dilakukan sejumlah pemuda. Mereka menilai tindakan pengejaran hingga aksi pelemparan dengan botol berisi cairan tidak mencerminkan pendekatan yang humanis dan berpotensi menimbulkan tindakan main hakim sendiri.

"Gerakan 3B (Bersih Bersih Boti)," tulis salah seorang netizen.

"Meresahkan memang, tapi tetap harus lewat mekanisme yang manusiawi. Karena sama sama punya hak yang sama di mata hukum," komentar seorang pengguna media sosial.

"Tidak di anjurkan pakai kekerasan apa lagi pake aer kencing lebih baik pakai yang humanis."

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore