Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Februari 2026 | 06.13 WIB

Populasi Badak Jawa Bertambah, Seekor Anakan Baru Terpantau di Habitat Alami Taman Nasional Ujung Kulon

Seekor anakan Badak Jawa baru terekam kamera di TN Ujung Kulon. (Istimewa) - Image

Seekor anakan Badak Jawa baru terekam kamera di TN Ujung Kulon. (Istimewa)

JawaPos.com - Seekor anakan Badak Jawa baru saja terekam kamera, membawa angin segar bagi dunia konservasi Indonesia di awal tahun 2026 ini.

Populasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan yang positif. Tim Monitoring dan Evakuasi Operasi Merah Putih secara tidak sengaja menangkap momen langka. Seekor induk badak sedang berjalan bersama anaknya.

Momen ini terekam melalui kamera jebak (camera trap) di wilayah Blok Cigenter, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) pada 29 Januari 2026, tepat pukul 22.17 WIB. Ini adalah rekaman anakan badak pertama yang ditemukan pada tahun 2026.

Berdasarkan analisis awal tim ahli, induk badak tersebut diidentifikasi sebagai Arum, individu yang sudah masuk dalam sistem monitoring rutin. Sementara itu, anaknya diprediksi masih berusia di bawah lima bulan.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko mengklaim penemuan ini adalah bukti keberhasilan perlindungan habitat di ujung barat Pulau Jawa tersebut.

"Keberadaan induk dan anakan Badak Jawa yang terekam melalui camera trap menunjukkan bahwa habitat di Taman Nasional Ujung Kulon masih terjaga dengan baik. Selain itu, pengamanan kawasan yang kuat dan konsisten, serta dukungan kerja sama dari berbagai pihak, menjadi faktor kunci yang memungkinkan Badak Jawa berkembang biak secara alami," katanya, pada Rabu (4/2).

Kementerian Kehutanan melalui Balai TNUK memastikan akan terus memperketat pengamanan. Penggunaan teknologi dan patroli intensif menjadi garda terdepan dalam menjaga satwa yang hanya ada di Indonesia ini.

Pemerintah juga menggandeng masyarakat lokal, aparat penegak hukum, dan LSM untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap proses kembang biak alami Badak Jawa.

"Pemerintah mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian Badak Jawa sebagai salah satu satwa paling langka di dunia dan kebanggaan Indonesia, demi memastikan kelangsungan hidupnya bagi generasi mendatang," katanya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore