Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 14.53 WIB

Polda Sumut Bentuk Tim Terkait Penembakan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan terhadap Pelaku Tawuran, 1 Tewas dan 1 Luka

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. (Humas Polda Sumatera Utara/Antara) - Image

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. (Humas Polda Sumatera Utara/Antara)

JawaPos.com–Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara membentuk tim khusus untuk memastikan transparansi terkait penembakan yang dilakukan Kepala Polres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan terhadap pelaku terduga tawuran.

”Kami membentuk tim khusus dari Polda Sumut yang diketuai irwasda, propam, krimum, labfot untuk memastikan kejadian tersebut,” ujar Kepala Polda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto seperti dilansir dari Antara di Medan.

Whisnu mengatakan, pembentukan tim tersebut untuk memastikan bahwa tindakan Kapolres Belawan tersebut benar atau tidak terhadap penembakan terduga tawuran tersebut. Pihaknya juga melaporkan kepada Markas Besar (Mabes) Polri untuk memeriksa kapolres secara transparan dan meminta persetujuan menonaktifkan sementara waktu.

”Biar diperiksa dulu, agar tidak mengganggu pelayanan, karena ini kita transparan. Ini demi transparansi, kami tidak akan main-main dengan penegakan hukum. Kalau dia salah kita tindak, kalau dia betul, kita sampaikan,” papar Whisnu Hermawan Februanto.

Kronologi tindakan penembakan terduga pelaku tawuran remaja berinisial MS, berawal dari tawuran antar kampung di kawasan kecamatan Medan Labuhan, Medan, pada Minggu (4/5) dini hari.

”Ketika itu Kapolres melintasi tol, terjadi pelemparan terhadap beberapa kendaraan yang melintasi di tempat tersebut,” kata Whisnu.

Dia mengatakan, Kapolres Pelabuhan Belawan tersebut turun di lokasi untuk melerai tindakan tawuran itu tapi masyarakat itu melawan.

”Sehingga, Kapolres melakukan diskresi menembak kerumunan masyarakat yang mencoba mengganggu sekitar tol, ada korban. Kami turut berduka cita karena ada yang meninggal tadi pagi (5/5) di rumah sakit,” ucap Whisnu Hermawan Februanto.

Sebelumnya, dari hasil penyisiran Polres Pelabuhan Belawan dapat mengamankan kelompok yang diduga melakukan penghadangan dan tawuran sebanyak 20 orang. Dari 20 orang tersebut, 14 orang positif ganja.

Dua orang yang tertembak remaja berinisial MS yang meninggal dunia, dan B masih dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhyangkara, Medan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore