Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 April 2025 | 17.09 WIB

Lewat Wayang Golek, Dedi Mulyadi Ajak Lestarikan Alam dan Nilai Sunda

Dedi Mulyadi saat hadi di pagelaran wayang golek di Sumedang. (Pemkab Sumedang)


JawaPos.com
— Dalam gelaran pagelaran wayang golek di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang, Jumat malam (26/4/2025), Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pesan-pesan penting tentang kepemimpinan berani, pelestarian lingkungan, dan nilai-nilai budaya Sunda.

Bersama dalang Yogaswara Sunandar Sunarya, komedian Ohang, Ade Batak, dan Mang Radja, KDM tidak hanya menghibur warga lewat interaksi ringan, tetapi juga mengajak audiens merenungkan pentingnya keberanian moral dan cinta lingkungan.

“Pamingpin téh kudu leber wawanén. Ulah gampang kabawa ku rayuan atawa tekanan. Kudu jujur, tegas, sarta daék nangtayungan rahayat jeung alam,” tegas KDM di hadapan warga.

Menurutnya, keberanian seorang pemimpin harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk menindak praktik-praktik ilegal seperti tambang liar yang merusak lingkungan. Ia mengingatkan pemerintah untuk tak ragu mengambil langkah tegas demi keberlanjutan alam.

KDM juga mengkritisi mahalnya biaya pendidikan yang justru membebani orang tua. “Pendidikan teu kudu mahal jeung mewah. Anu penting mah eusi jeung nilaina,” katanya, menekankan pentingnya esensi pendidikan ketimbang kemewahan semu.

Dalam kesempatan itu, ia menyuarakan keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan di Jawa Barat. Menurutnya, degradasi ini terjadi karena manusia semakin jauh dari nilai-nilai lokal, spiritualitas, dan filosofi leluhur.

“Mun urang geus leungit kana ajén kahirupan, ka alam jeung sasama, moal aya deui karapihan,” ujar Dedi.

Ia pun menyerukan untuk menghidupkan kembali ajaran Pancaniti, konsep luhur warisan budaya Sunda, sebagai panduan etika dan moral kehidupan modern.

“Pancaniti téh moal lapuk ku jaman. Ieu ajaran kudu dihirupkeun deui, supaya urang Sunda henteu leungit jati dirina,” tuturnya.

Penampilan KDM bersama Ohang dan rekan-rekannya dalam balutan wayang golek menjadi kombinasi unik antara hiburan dan pendidikan budaya. Gelak tawa dan refleksi mendalam mengiringi malam penuh makna itu, meninggalkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga jati diri, lingkungan, dan nilai-nilai luhur bangsa.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore