
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengadu ke Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya padi serentak di Majalengka, Senin (7/4). (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proses hukum dalam kasus dugaan pemotongan uang kompensasi terhadap sopir angkot di Kabupaten Bogor akan tetap berjalan.
Sikap tegas ini diambil meskipun Kepala Bidang Perhubungan Kabupaten Bogor Dadang Kosasih telah membantah tuduhan dan bahkan menangis saat memberikan klarifikasi.
“Masalah di Bogor sudah kami tangani. Polres sudah melakukan pemeriksaan, dan dari situ akan disimpulkan siapa sebenarnya yang melakukan pemotongan atau permintaan uang Rp 200 ribu kepada setiap sopir angkot di jalur tertentu,” ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (7/4).
Ia menambahkan bahwa berdasarkan laporan awal, praktik tersebut tidak terjadi di semua jalur, melainkan hanya di titik tertentu. Meski uang yang sempat dikumpulkan dari para sopir telah dikembalikan, hal itu menurutnya tidak menggugurkan perlunya penegakan hukum.
Kepala Bidang Perhubungan Kabupaten Bogor Dadang Kosasih dalam keterangannya mengaku kepada Dedi tidak pernah meminta, menerima, atau memotong uang dari para sopir. Bahkan ia menyatakan mendukung penuh proses hukum agar kasus ini diselidiki secara objektif.
“Bahkan beliau sendiri berharap agar proses hukum dilakukan. Supaya jelas siapa yang bersalah. Ini bukan soal uangnya sudah dikembalikan atau tidak, tapi soal akuntabilitas dan kepercayaan publik,” tegas Dedi.
Gubernur Dedi juga menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap praktik pungli di wilayahnya, terlebih jika itu menyasar masyarakat kecil seperti sopir angkot.
Ia meminta semua aparatur pemerintah daerah untuk memegang teguh etika dan taat pada aturan. Proses hukum terhadap dugaan pemotongan uang kompensasi untuk sopir angkot itu juga dinilai sebagai klarifikasi lengkap terhadap masyarakat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
