
Upacara adat Nyadran, nelayan melarung sesaji di Pantai Sadranan, Gunungkidul, didukung De Rocka Beach Bar. (Istimewa)
JawaPos.com–Tradisi Nyadran, upacara adat nelayan untuk melarung sesaji di Pantai Sadranan, Gunungkidul, digelar pada Minggu (27/10). Upacara adat itu didukung De Rocka Beach Bar.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kalurahan Sidoharjo, Nurcahyani, dihadiri ratusan warga setempat dan wisatawan yang ingin menyaksikan ritual sakral itu. Priya Utama, perwakilan dari De Rocka Beach Bar, menyatakan, partisipasi dalam acara Nyadran adalah bagian dari komitmen untuk melestarikan budaya lokal. hal itu juga untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Gunungkidul.
”Kami mendukung kegiatan budaya seperti Nyadran, karena sejalan dengan visi kami untuk mengembangkan kawasan wisata yang berdaya saing, berbasis budaya, dan ramah lingkungan,” ujar Priya Utama.
Rangkaian acara Nyadran yang berlangsung selama tiga hari itu dimulai pada Jumat (25/10) dengan pertunjukan Kethoprak Setyo Angudi Budoyo, dilanjutkan dengan Jathilan Turonggo Mudho pada Sabtu (26/10), dan puncaknya pada Minggu (27/10) dengan upacara adat larungan serta hiburan Tayub.
Selain menjadi momen penting untuk merawat tradisi, Nyadran juga menjadi ajang gotong royong untuk menjaga kebersihan Pantai Sadranan, mencerminkan nilai kearifan lokal masyarakat Sidoharjo yang mengandalkan hasil laut untuk kehidupan sehari-hari.
”Kami membuka kesempatan kolaborasi untuk kegiatan budaya lainnya yang berdampak pada pemberdayaan masyarakat dan kelestarian alam,” tambah Priya.
Priya berharap agar tradisi Nyadran semakin dikenal sebagai bagian dari identitas budaya Gunungkidul. Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, tradisi Nyadran di Pantai Sadranan menjadi langkah nyata dalam memajukan pariwisata berbasis budaya dan membangun kesadaran lingkungan yang positif di Gunungkidul.
Sementara itu, Kepala Kalurahan Sidoharjo Nurcahyani menyampaikan apresiasi atas kontribusi De Rocka yang mendukung tradisi tersebut. Pihaknya berterima kasih kepada De Rocka yang telah membantu menjaga kelestarian adat.
”Kami berharap dukungan ini berkelanjutan agar tradisi ini lestari dan menarik lebih banyak wisatawan untuk mengenal budaya kami,” ungkap Nurcahyani.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
