
Ilustrasi pembunuhan (Antara).
JawaPos.Com - Ibarat peribahasa nasi sudah menjadi bubur, cekcok antara Sutikno Miji dan anaknya kini telah berujung sesal.
Niat hati ingin melindungi anak bungsu dan istrinya, sosok ayah berusia 60 tahun tersebut justru menghabisi nyawa sang putra.
Guntur Surono, 22, menghebuskan napas terakhir setelah pulang kerumah dalam keadaan mabuk dan mengancam ibu dan adiknya akan dibunuh.
Sutikno yang mendengar ucapan putranya, merasa sudah tidak bisa menahan emosi terhadap Guntur yang kerap membuat onar di keluarga.
Dilansir Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (3/1), Sutikno yang kini sudah menyerahkan diri pada pihak berwajib mengungkap pengakuannya.
"Dia (korban) sejak SMP sudah mulai mengancam keluarga. Bikin onar,"ungkap pelaku Sutikno Wiji, saat dihadirkan gelar perkara di Kapolrestabes Semarang, Selasa (2/1/2024).
"Sampai saya mengungsi di tempat mertua, jaraknya kurang lebih 16 Kilometer. Menghindari supaya tidak terjadi keributan," lanjutnya.
Diketahui, peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (1/1/2024) sekitar pukul 15.00, dimana korban pulang ke rumah dalam kondisi mabuk.
"Kemarin itu dia pulang, mabuk, tiga hari ngepil, minum (minuman keras), cekcok sama adiknya di dapur. Dia itu tanya apa, saya tidak tau. Itu di dapur makan. Itu adiknya dihantam piring. Yang tau persis ibunya," katanya.
"Sebelumnya saya juga sudah dengar, meraco raco (ngomel). Itu pas saya mau bikin sambal. Istri saya teriak teriak. Pak iki anake do tukaran. Itu adiknya mau dibunuh. Nanti habis membunuh adiknya, terus saya. Pak ditulungi Pak," sambungnya menirukan ucapan isterinya, perempuan berinisial DU.
Mendengar hal tersebut, Sutikno bergegas melakukan pembelaan isterinya dan anak bungsunya.
Namun, korban malah melakukan perlawanan dan akhirnya terjadi perkelahian dengan bapaknya.
Awalnya, korban membawa pentungan, dan bapaknya tangan kosong.
"Itu dia bawa kentes (pentungan), saya rebut. Terus dia ambil pisau dimeja, mau ditusukan di adiknya, terus saya tangkis, sama saya pukul. Terus pisaunya lepas. Terus adiknya saya suruh pergi. Ini biar saya, kamu jangan ikut-ikut," katanya.
Setelah dihantam kayu, Guntur terkapar dan kepala kepalanya kembali dihantam menggunakan batu hebel dan seketika tewas di lantai di dapur rumah.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
