TKP pembunuhan disertai mutilasi di Jalan Serayu, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (31/12).
JawaPos.com–Pelaku mutilasi James Lodewyk Tomatala, 61, alias JM di Malang telah menjalani pemeriksaan kejiwaan. Polresta Malang Kota, Jawa Timur, membeberkan hasil pemeriksaan tersangka mutilasi Ni Made Sutarini itu.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota Jawa Timur Kompol Danang Yudanto kepada JawaPos.com mengatakan, dari hasil pemeriksaan kejiwaan kepada pelaku mutilasi, JM, di Malang dinyatakan baik-baik saja. Itu artinya, JM tidak mengalami gangguan kejiwaan sejauh ini.
”Dari hasil pemeriksaan kejiwaan, pelaku ini sehat-sehat. Artinya, tidak mengalami gangguan jiwa,” kata Danang Yudanto saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Danang menyampaikan, karena hasil kejiwaan pelaku tidak mengalami permasalahan, proses hukum terus berlanjut. Penyidik Polresta Malang Kota terus bekerja sampai berkas perkara lengkap.
Sebelumnya, warga Serayu Blimbing, Kota Malang, geger pada Minggu (31/12). Hal itu berawal dari unggahan akun X @joshuanade tentang kabar tetangganya yang menjadi korban mutilasi di Serayu, Malang, Jawa Timur.
Dalam akun X milik Joshuanade itu disampaikan, korban mutilasi tersebut bernama Ni Made Sutarini. Perempuan 55 tahun itu diduga dibunuh pasangannya sendiri, Jimmy.
Joshuanade menyampaikan, sebelum ditemukan para tetangga termasuk dirinya, mendengar ada keributan dari kediaman mereka. Keributan terjadi pada 30 Desember sekitar pukul 09.00.
Mendengar keributan itu, warga dan RW setempat melapor ke Babinsa. Babinsa menyatakan akan menunggu perkembangan setelah keributan. ”Keributan berhenti setelah terdengar suara brak,” tulis Joshuanade.
Nah, pada Minggu (31/12), paman dari Joshuanade diminta tolong oleh Jimmy untuk mengangkat lemari. Berawal dari permintaan tolong itu, potongan tubuh Made terlihat.
”Kondisi rumah Bu Made terlihat berantakan. Dan, salah satu potongan tubuh sudah berserakan. Pak De langsung lari kebetulan pintu rumah Bu Made tidak dikunci, lalu Pak De diteriaki Pak Jimmy,” terang Joshuanade dalam akun X miliknya.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kapolresta Malang Kota Kombespol Budi Hermanto membenarkan insiden tersebut. Pihaknya membutuhkan waktu untuk pendalaman lebih lanjut.
”Kami masih dalami lebih lanjut. Masih ada pemeriksaan dengan tetangga terus ke keluarga,” ujar Budi Hermanto, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 itu.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
