Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Desember 2023 | 00.15 WIB

Imbas dari Pembangunan Tol Kediri-Tulungagung Ratusan KK Warga Tiron Digusur

Warga terdampak Tol Kediri-Tulungagung di Desa Tiron, Banyakan menyelesaikan pengosongan bangunan. Mereka diberi deadline pada Sabtu (23/12) lusa. (Foto: Karen Wibi/JPRK) / - Image

Warga terdampak Tol Kediri-Tulungagung di Desa Tiron, Banyakan menyelesaikan pengosongan bangunan. Mereka diberi deadline pada Sabtu (23/12) lusa. (Foto: Karen Wibi/JPRK) /

JawaPos.com – Pengumuman perihal pengosongan rumah ini tidak hanya dirasakan oleh puluhan kepala keluarga (KK) warga di Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Ini juga dirasakan oleh ratusan KK warga di Desa Tiron, Banyakan yang juga terkena imbas dari proyek Tol Kediri-Tulungagung.

Ratusan KK warga di Desa Tiron, Banyakan ini harus meninggalkan rumah mereka sebelum Sabtu (23/12) nanti.

Pengosongan area tersebut harus segera dilakukan karena proyek Tol Kediri-Tulungagung ini akan dikerjakan pada awal Januari nanti.

Dilansir Radar Kediri, di kelurahan Semampir, Kota Kediri ada 66 bidang tanah yang terdampak proyek tersebut.

65 dari 66 bidang tanah ini sudah mendapatkan ganti rugi untuk segera mengosongkan tanah dan bangunan mereka.

Pengosongan segera tanah ini juga dirasakan oleh 180 KK warga di Desa Tiron, Banyakan.

Pengosongan bangunan maupun tanah ini juga harus dilakukan maksimal pada Sabtu (23/12). Rumah-rumah dari Masjid Darussalam ke selatan sejauh 500 meter ini harus segera dikosongkan.

Warga ini sudah melakukan pengosongan dari hari kemari, mereka juga mengambil kusen rumah dengan menggempur tembok. Ada juga yang mengambil perabotan untuk dibawa kerumah baru.

“Batas waktu untuk pengosongan itu 23 Desember,” ujar Suhadi, 54, warga setempat. Dikutip Rada Kediri.

Suhadi yang sedang sibuk melakukan pindahan ini mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan rumah baru.

Lokasi rumah barunya ini berjarak 30 meter di timur dari rumah lamanya yang terkena proyek Tol Kediri-Tulungagung.

Suhadi mengatakan bahwa dia mendapatkan ganti rugi sejumlah Rp 800 juta setelah melepas rumah seluas 104 meter persegi miliknya.

Setelah mendapatkan ganti rugi, Suhadi langsung membelikan rumah baru. Karenanya saat menerima pengumuman atas pengosongan ini Suhadi sudah siap.

“Dari dulu sudah siap-siap pindah. Sudah ada rumah pengganti,” katanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore