Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 16.41 WIB

Viral! Seorang Perempuan di Bali Alami Kekerasan oleh Driver Ojek Online Karena Tak Dengar saat Diajak Ngobrol

PSBB dimulai Selasa 28 April 2020 di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo dimana Ojol (ojek online) hanya membawa muatan barang tanpa membawa penumpang. Minggu 26/04/2020. Foto Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos - Image

PSBB dimulai Selasa 28 April 2020 di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo dimana Ojol (ojek online) hanya membawa muatan barang tanpa membawa penumpang. Minggu 26/04/2020. Foto Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos

Jawapos.com - Seorang perempuan di Bali alami kekerasan oleh seorang oknum driver ojek online. Kekerasan tersebut diketahui terjadi pada sore hari, di Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali.

Kekerasan ini terjadi, diduga karena driver ojek online emosi, lantaran korban tak menanggapi saat diajak berbicara selama di perjalanan. Kejadian ini bermula saat driver ojek online tersebut bertanya dan mengajak ngobrol korban di perjalanan.

Korban yang mengaku tidak mendengar itu pun tidak menjawab pertanyaan yang diajukan driver ojol tersebut. Akibatnya, driver ojol ini mulai sewot dan membentak-bentak korban saat memberitahukan jalan menuju rumahnya.

Menurut penuturan korban, driver tersebut tiba-tiba menghentikan motornya di tengah perjalanan, dan menyuruhnya untuk turun. Korban yang kebingungan pun bertanya pada driver ojol. Namun, driver tersebut malah membentak dan mengancam korban.

Korban yang pasrah dan ketakutan pun berinisiatif untuk membayar driver tersebut dan pergi. Driver ojol yang sudah tersulut emosi tersebut menolak tawaran itu dan melakukan kekerasan anarkis pada korban, dengan menonjok kepala, muka, pelipis, dan badan korban.

Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka lecet pada pelipis dan hidung sebelah kiri, luka robek dan bengkak pada bibir atas bagian dalam, luka memar pada punggung tangan sebelah kanan, serta sakit dan nyeri pada bagian kepala, punggung, dan perut.

Diketahui, korban sudah melakukan visum dan melaporkan kejadian ini pada polisi pada Senin (6/11/2023) di Polres Badung, Bali. Menanggapi kasus ini, Aplikasi penyedia layanan ojek online tersebut meminta maaf pada korban dan akan melakukan proses investigasi lebih lanjut.

Ia menyampaikan tidak akan menoleransi perbuatan tersebut karena sangat merugikan customer dan juga mitra driver lainnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore