
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Kampung Indah Purworejo (KIP) kompleks hunian bagi masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Kampung Indah Purworejo (KIP) kompleks hunian bagi masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Rabu (11/10).
Kampung itu merupakan bantuan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah gerak di Kabupaten Blitar pada Oktober 2022. Lima kecamatan terdampak Yaitu Binangun, Panggungrejo, Kademangan, Wates, dan Sutojayan.
Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar untuk membangun 50 unit rumah atau hunian bagi masyarakat terdampak. Peresmian dilakukan Khofifah dengan menandatangani prasasti didampingi Bupati Blitar Rini Syarifah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.
”Alhamdulillah, kita sudah meresmikan 50 rumah, semua sarana dan prasarana sudah siap. Dari bencana tersebut total ada 118 keluarga yang terdampak. Untuk yang 68 unit rumah insya Allah akan segera kita bangun. Begitu Ibu Bupati menyebutkan lahan sudah siap maka Pemprov Jatim siap untuk membangun,” kata Khofifah.
Dia menjelaskan, kawasan hunian kampung KIP dibangun di atas lahan seluas 1,75 hektare. Lahan untuk relokasi itu dipastikan sudah melakukan asesmen dan dinyatakan aman dari potensi tanah gerak.
Gubernur berharap agar para penghuni bisa segera beradaptasi dan membangun lingkungan yang guyub dan produktif. Sehingga, roda perekonomian bisa berputar kembali dengan cepat.
Pembangunan hunian 50 unit beserta sarana prasarananya ini sudah terealisasi 100 persen. Di mana, pembangunannya menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Rp 50 juta/unit. Setiap hunian dibangun dengan luas 6x6 meter yang meliputi rumah induk dan kamar mandi/MCK. Untuk sarana dan prasarana, Pemerintah Kabupaten Blitar melakukan sharing BTT dari APBD setempat.
Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah mengungkapkan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Pemprov Jatim. ”Ini kami beri nama Kampung Indah Purworejo atau KIP. Ini bukti cinta kami kepada Bu Gubernur. Mudah-mudahan ini membawa manfaat bagi yang menempati. Harapannya bencana tanah gerak dan bencana-bencana lain tidak ada lagi di Kabupaten Blitar dan Jawa Timur,” tutur Rini.
Salah satu penerima rumah relokasi, Rukiyem, 80, bersyukur telah mendapatkan bantuan hunian dari Pemprov Jatim. Rumahnya tak lagi aman dihuni setelah terjadi bencana tanah gerak beberapa bulan lalu.
”Setelah kejadian itu, rumah tak hanya mengalami keretakan, lantai juga mengeluarkan air dan jadi tidak stabil,” ungkap Rukiyem.
”Alhamdulillah, terima kasih banyak Bu Gubernur. Saya bisa tenang menghuni rumah ini,” tambah dia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
