Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2020 | 03.13 WIB

Pemkot Makassar Kerja Sama ADB Tuntaskan Kawasan Kumuh

Kawasan belakang Thamrin tampak kumuh (Reyn Gloria/JawaPos.com) - Image

Kawasan belakang Thamrin tampak kumuh (Reyn Gloria/JawaPos.com)

JawaPos.com–Pemkot Makassar bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) berkomitmen menuntaskan kawasan kumuh perkotaan sebagai upaya menjadikan kota layak huni. Melalui program Neighborhood Upgrading and Sector Project Phase (NUSP), ADB membantu Pemkot Makassar menuntaskan kemiskinan masyarakat dengan memberikan bantuan hibah untuk memperbaiki infrastruktur kota.

Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengaku bahagia atas sambutan masyarakat saat mengunjungi Jalan Swadaya Mas RT 5, RW 3, Kelurahan Batua. Bersama Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, dia melihat progres bantuan tersebut. Dia berharap program itu bisa berkelanjutan agar masyarakat dapat hidup layak dan belajar bersih. "Saya bahagia berada di sini. Semoga masyarakat bisa hidup bersih dan menjaga lingkungan agar tidak kumuh lagi," tutur penasehat perdana menteri, sekaligus menteri keuangan Jepang itu.

Sebelumnya, program yang sudah digulirkan sejak 2015 kembali dilanjutkan pada 2019. Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala menjadi titik percontohan. Kelurahan yang telah mendapatkan bantuan dari ADB itu dulu rawan banjir. Namun dengan bantuan ADB, kawasan itu lebih tertata. Akses jalan dinaikkan agar tidak terjadi banjir.

Sementara itu, Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb menyebut, kehadiran ADB di Makassar diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Saat ini, Makassar memiliki 523 hektare kawasan kumuh. "Dengan masuknya ADB, semoga bisa menuntaskan persoalan ini sesuai target. Berkat ADB, sudah ada beberapa kelurahan yang mendapatkan bantuan. Kita akan berbenah menjadikan kota layak huni sesuai target," papar Iqbal seperti yang dilansir dari Antara.

Menurut Iqbal, dukungan pembiayaan ADB melalui Kementerian PUPR menjadi stimulan yang diaplikasikan pemkot melalui berbagai dana pembiayaan. Salah satunya APBD. saat ini, laju perbaikan kawasan kumuh hingga 2019 sudah terealisasi 60 persen dari luas kawasan 740,10 hektare. "Progresnya signifikan. Manfaatnya diraksakan pemerintah juga warga Makassar," ucap Iqbal.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore