Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2019 | 09.10 WIB

Soal Penghapusan Panggilan Kafir, Ini Jawaban JK

BAZNAS: Wapres Jusuf Kalla usai menghadiri pembukaan Rakornas Baznas di Pendapi Gedhe, Balai Kota, Solo, Jateng, Senin (4/3). - Image

BAZNAS: Wapres Jusuf Kalla usai menghadiri pembukaan Rakornas Baznas di Pendapi Gedhe, Balai Kota, Solo, Jateng, Senin (4/3).

JawaPos.com - Polemik mengenai penghapusan panggilan kafir masih terus bergulir. Ada pihak yang menolaknya, ada pula pihak yang setuju dengan adanya penghapusan tersebut.


Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai bahwa yang menjadi perhatian adalah rasa saling menghormati satu dengan yang lainnya. Dengan adanya rasa saling menghormati tersebut, maka ungkapan atau panggilan kafir tidak akan ada lagi.


"Bahwa kita juga saling menghormati satu sama lain, sehingga tidak pernah menyebut kau kafir, kan tidak," ucapnya usai menghadiri acara pembukaan Rakornas Baznas di Pendapi Gedhe, Balai Kota, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (4/3) malam.


Menurutnya, selama ini orang sudah jarang memanggil orang lain dengan sebutan kafir. Jika ada orang yang mengatakan, mengenai kata kafir ada di dalam Alquran hal itu memang benar adanya. "Saya kira jarang orang berbicara kafir, bahwa situ ada di dalam Alquran ya pasti," ucapnya.


Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin enggan berkomentar terkait dengan polemik penghilangan panggilan kafir. Dia justru menyarankan agar hal itu ditanyakan langsung kepada ulama.


"Kalau itu tanyakan saja sama ulama, kalau saya kan umara (pemimpin pemerintahan, Red). Tanyakan ke ahlinya, ahli agama ya," ucapnya.


Sebelumnya, ulama Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq setuju jika panggilan kafir itu dihapuskan. Menurutnya, tidak ada panggilan kafir untuk warga negara Indonesia. Dan hal itu sebenarnya sudah ada sejak lama dan kemudian ditegaskan kembali.


"Itu sebenarnya sudah ada sejak lama, dan ini ditegaskan kembali. Kalau saya setuju, saya kan pengurus NU," kata dia.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore