
Ilustrasi: pembatalan kelulusan CPNS diduga terindikasi manipulasi. (Adiel Kundhara/Bontang Post)
Dia menuturkan, input data online yang dimasukkan pelamar (Nina, red) saat mendaftar adalah PGSD atau sesuai dengan formasi Menpan-RB. "Faktanya yang bersangkutan PGMI (ijazah)," katanya kepada JawaPos.com.
Zefnihan pun menyinggung pernyataan dari pihak Kemenag yang menyatakan lulusan PGMI memiliki kompetensi yang sama dengan lulusan PGSD. Alasannya, kurikulum yang digunakan PGMI adalah kurikulum PGSD. Lalu, ditambah dengan pengetahuan dan keterampilan mendidik agama.
"Kalau soal itu, kami tidak memiliki kewenangan. Verifikasi secara bertahap terhadap input data online dan faktual dilakukan oleh MenPan-RB," tutupnya.
Senada dengan itu, Kepala BKD Sijunjung Musprianti menegaskan bahwa kualifikasi pendidikan Nina Susilawati tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam Keputusan MenpanRB, nomor 217 Tahun 2018.
"Pada sistem sscn, Nina mengentrikan kualifikasi pendidikannya S1 PGSD, sedangkan kualifikasi pendidikan yang bersangkutan adalah S1 PGMI. Jadi, terjadi pembohongan oleh yang bersangkutan dalam pengisian data," katanya saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Sementara itu, kini Nina Susilawati dirundung rasa kecewa. Harapan untuk menjadi PNS untuk profesi guru belum jelas, meskipun bisa melewati semua tahapan ujian.
"Saya kecewa. Serjuangan saya untuk menjadi PNS terasa sia-sia. Hasil kelulusan seleksi dibatalkan pemda ditandatangani bupati Sijunjung. Ini sungguh tidak adil," kata ibu dua anak itu sambil terisak, Senin (31/12).
Nina mengaku sebelum mendaftar sempat mendatangi BKD. Ketika itu dia menanyakan langsung kepada Kepala BKD Sijunjung Musprianti, 17 September lalu.
"Saya tanyakan linerisasi ijazah dan gelar saya dengan ketersediaan formasi CPNS di Sijunjung. Waktu itu beliau (Kepala BKD) langsung berkoordinasi dan mengizinkan/sah ikut mendaftar. Karena dasar itulah akhirnya saya ikut mendaftar di pemkab Sijunjung dan sampai akhirnya saya lolos hingga tahap SKB," sebut Nina.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
