
Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh atau Alissa Wahid.
JawaPos.com - Isu mahar politik terus menggelinding bak bola liar. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno disebut-sebut harus menyerahkan Rp 500 miliar kepada sejumlah partai politik demi bisa menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres).
Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh atau Alissa Wahid turut merespons isu tersebut. Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus melakukan investigasi. Terlebih sudah ada informasi awal mengenai mahar itu.
"Nah itu, KPU dan Bawaslu harus menginvestigasi. Kan ada informasi itu, harus didalami sebelum mengambil keputusan atau tindakan apa," kata putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, saat ditemui di Asrama Haji Jogjakarta, Sabtu (11/8).
Alissa menekan pentingnya mendalami dan melakukan klarifikasi terkait isu mahar politik. "Untuk memastikan bahwa memang tidak ada politik uang, supaya meminimalisasinya," tandasnya.
Sebelumnya, perlunya investigasi terkait mahar politik juga disampaikan Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Zainal Arifin Muchtar. Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan itu tidak sederhana.
"Itu pelanggaran Undang-undang Pemilu. Risikonya bisa banyak. Pasti nasib Pemilu. Orang bisa menganggap bahwa pemilu ternyata soal duit," ucap Zainal.
Seperti diketahui, elite Partai Demokrat Andi Arief menyebutkan bahwa Sandiaga Uno sanggup membayar Rp 500 miliar per parpol guna memuluskan niatnya menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
