
INOVASI: Kelompok bakso menunjukkan mesin pencetak bakso.
JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Singapore Politechnic (SP) berkolaborasi dalam membantu perkembangan unit usaha masyarakat. Berbagai macam produk dan inovasi diciptakan.
56 Mahasiswa dari UMM dan SP menjadi peserta Learning Express (LEx). Mereka terbagi menjadi empat kelompok. Yakni, kelompok usaha lontong, bakso, bumbu masakan dan buah apel.
Setelah terbentuk, keempat kelompok melakukan observasi sesuai dengan bidang usaha masing-masing. Sasarannya adalah unit usaha masyarakat desa Temas, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Beragam informasi dikumpulkan untuk merumuskan suatu program atau produk dengan tepat sesuai kebutuhan unit usaha milik masyarakat.
Masing-masing kelompok juga melakukan diskusikan dengan pemilik usaha. Selanjutnya, peserta LEx merumuskan ide dan projek yang efektif dan efisien dalam penyelesaian masalah. Ide-ide itu dituangkan dalam prototype.
Setelah jadi, peserta LEx memamerkan produk dalam Gallery Work. Salah satunya Apple Box yang didesain kedap udara sehingga tidak membuat apel busuk.
Lalu ada alat pencetak bakso untuk menghasilkan ukuran yang sama. Sebab selama ini pemilik usaha bakso masih mencetak dengan cara yang manual. Sehingga ukurannya seringkali berbeda.
Kemudian kelompok Lontong menciptakan Rantang Lontong, Pulley System dan Centong Maker. Rantang Lontong dan Pulley System merupakan inovasi keranjang pada panci pembuat lontong untuk memudahkan pemilik usaha saat memasak lontong.
Sedangkan Centong Maker didesain untuk memudahkan mencetak lontong dan meminimalisir beras yang berceceran pada saat proses pembuatan secara manual.
Beralih ke kelompok bumbu. Mereka menghasilkan mixing machine dan handcrafted handbag. Mixing Machine atau mesin pengaduk dirancang untuk memberikan kemudahan kepada pemilik home industri Koki Hoki.
Innayatul Robaniah, salah satu anggota kelompok Seasoning mengungkapkan bahwa kebersihan merupakan alasan utama tercetus ide ini. "Jadi pemilik usaha masih menggunakan tangan dalam mengaduk bumbu-bumbu. Hal ini membutuhkan proses yang lama. Selain itu juga kurang higienis. Mixing Machine ini untuk mempercepat dan menjaga kebersihan selama proses produksi," ungkap mahasiswa UMM yang akrb disapa Naya itu.
Untuk proyek kedua, kelompok Seasoning berinovasi dalam menciptakan kerajinan berupa produk-produk tas dari limbah plastik bekas. Melalui mixer dan kerajinan limbah plastik, pemilik usaha tidak hanya dapat menghemat waktu dan higienis dalam proses produksi. Namun juga memperoleh tambahan pendapatan melalui penjualan olahan limbah plastik.
Vincent Koh Wei Jie, Salah satu peserta dari SP mengaku sangat senang dan bangga dapat mengikuti program ini. Ia merasa banyak manfaat yang didapat. Terutama tentang teamwork.
"Kami dituntut untuk bisa kerja sama dengan baik dengan anggota tim. Kalau ada kesempatan lagi, saya mau datang lagi ke Indonesia. Orang Indonesia baik," ujarnya sambil tersenyum.
Sementarab itu, Asisten Rektor Bidang Kerjasama UMM Soeparto menjelaskan, LEx merupakan kegiatan yang penting untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa kedua perguruan tinggi. Selain memperoleh international exposure, peserta akan belajar berpikir out of the box.
"LEx akan mengajarkan banyak hal tentang pengetahuan, teamwork, menciptakan inovasi untuk kepentingan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga belajar hal-hal baru dan melatih pola pikir yang berbeda dari kebanyakan orang," terang Soeprapto.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
