Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 November 2017 | 00.05 WIB

Teror Bom di Depan Mapolsek Ampenan, Tim Gegana Diterjunkan

Gegana tengah melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan di depan Mapolres Ampenan - Image

Gegana tengah melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan di depan Mapolres Ampenan

JawaPos.com -Benda mencurigakan yang ditemukan di depan Polsek Ampenan membuat geger orang-orang yang melintas di sekitar lokasi. Bentuk benda yang menyerupai bola ini, pertama kali dilihat anggota Polsek Ampenan usai apel pagi, sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (20/11).


Anggota yang melihat, langsung melaporkannya ke Kapolsek Ampenan Kompol Tauhid. Informasi itu diteruskan Kapolsek kepada Kapolres Mataram AKBP Muhammad dan tim Gegana Satbrimob Polda NTB.


Kapolres mengatakan, pihaknya mengantisipasi kemungkinan terburuk setelah penemuan tersebut. Karena itu, tim Gegana Brimob dilibatkan, untuk mengetahui isi benda mencurigakan dan diduga berbahaya.


"Langsung kami koordinasi dengan Brimob untuk menangani benda mencurigakan itu," kata Muhammad sebagaimana dilansir Lombok Post (Jawa Pos Group), Selasa (21/11).


Sesaat sebelum kedatangan tim gegana, anggota Polsek Ampenan melakukan sterilisasi TKP. Mereka memasang garis polisi di sekitar benda mencurigakan itu. Sekitar 10 menit setelahnya, tim gegana mendatangi TKP.


Satu petugas gegana berpakaian lengkap, langsung beraksi. Dia mengambil benda mencurigakan yang diletakkan di got depan Polsek Ampenan.


Benda itu kemudian dibawa ke Mako Brimob Polda NTB. Di sana, petugas mengambil langkah pencerai-beraian benda tersebut, dengan cara diledakkan. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui isinya. Apakah mengandung bahan peledak atau tidak.


Ternyata, setelah diledakkan, benda itu bukan berisi bahan berbahaya. "Isinya cuma kertas aja. Buntalan kertas," kata Muhammad.


Menurut Muhammad, awalnya petugas mencurigai jika benda itu berbahaya. Ini dikarenakan saat pertama kali ditemukan, bungkusannya dikemas dengan lapisan lakban yang rapi.


Polisi tentu tak ingin mengambil risiko. Karena itu mereka langsung meminta bantuan tim penjinak bom. "Bungkusnya memang rapi. Pakai lakban warna cokelat. Karena itu kita antisipasi langkah terburuk, dengan meminta bantuan gegana," beber Muhammad.


Lebih lanjut, kata Kapolres, jajarannya akan menyelidiki siapa orang yang membuang buntalan kertas itu. Ini untuk mengungkap motif, apakah sekadar iseng atau ingin menyebar teror.


Ditambahkannya, kepolisian akan meminta masyarakat untuk memasang kamera pengintai. Terutama mereka yang tinggal tepat di pinggir jalan utama. Imbauan ini sebagai langkah antisipasi dan upaya pengungkapan, jika terjadi tindak kriminal.


"Nanti di setiap polsek juga akan kita pasang. Biar gampang mengawasinya," pungkas dia.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore