
Jenazah Zainal Abidin, warga Dusun Lembang, Desa Salemba, Kecamatan Ujungloe, Bulukumba yang tewas akibat Operasi Zebra, dibawa ke Tamalatea, Jeneponto, untuk dimakamkan, Senin (6/11).
JawaPos.com - Operasi zebra 2017 yang digelar aparat Polres Bulukumba berujung duka. Seorang pengendara diburu oleh oknum polisi lalu lintas (polantas) karena diduga melanggar aturan lalu lintas. Tidak sampai di situ, pengendara yang diketahui Zainal Abidin dipukul dengan alat komunikasi jenis HT. Keesokan harinya, korban muntah-muntah hingga meninggal dunia.
Zainal Abidin yang merupakan putra dari Dahlia, warga Dusun Lembang, Desa Salemba, Kecamatan Ujungloe, Bulukumba, Sulsel, sudah dikebumikan, kemarin (6/11).
Zainal diduga jadi korban kekerasan oknum petugas kepolisian saat ada Operasi Zebra di Jalan Dato Tiro, Lingkungan Tabbuttu, Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Sulsel, Sabtu (4/11). Rupanya, korban yang saat itu hendak pergi ke Kota Bulukumba mengendarai sepeda motor bersama seorang rekannya takut terjaring razia.
Zainal yang panik langsung memutar arah. Namun, seorang oknum polantas mengejarnya. "Waktu mau lari, anak saya dihantam HT di kepala bagian belakang," ungkap Dahlia.
Pasca kejadian tersebut, lanjut Dahlia, Zainal langsung muntah beberapa kali. Saat dilarikan ke Puskesmas Ujungloe, petugas medis langsung merujuk Zainal ke RSUD Sulthan Dg Radja. Namun, karena koma, korban akhirnya dirujuk ke RSU Faisal Makassar. "Dia tidak sadarkan diri karena mungkin dihantam benda keras," bebernya. Selang sehari kemudian, Zainal menutup mata untuk selama-lamanya.
Jenazah Zainal dikebumikan kemarin (6/11). Kasatlantas Polres Bulukumba AKP Muhammadi Muhtari ikut mengantarkan almarhum ke lokasi pemakaman di Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Turut hadir Kapolres Bulukumba AKBP M. Anggi Naulifar Siregar serta beberapa pejabat Polres Bulukumba lainnya. "Kami ada di Jeneponto ini bentuk dukacita kami kepada keluarga," kata Muhtari.
Kapolres Bulukumba AKBP M Anggi Nualifar Siregar juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban. Meski peristiwa tersebut dinilai merupakan sebuah musibah yang tidak didasari niat oleh oknum anggotanya, pihaknya tetap akan bertanggung jawab penuh.
Dia berjanji pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Dia menyebut saat ini oknum polisi tersebut tengah menjalani pemeriksaan di unit propam, begitu pun sejumlah saksi lainnya.
"Dari hati yang paling dalam, saya mewakili Polres Bulukumba meminta maaf atas peristiwa ini. Tadi saya bersama Kasatlantas dan beberapa anggota ke rumah duka. Kami berdoa agar pihak kelurga tabah menghadapi ini, dan percayakan ke kami untuk mengusut tuntas kasus ini," tuturnya.
Tak hanya ikut berbelasungkawa, kepolisian juga berjanji mengusut tuntas kasus dugaan tindak kekerasan tersebut. Unit Propam Polres Bulukumba telah memeriksa 12 saksi, baik dari warga maupun anggota polisi yang mengetahui peristiwa tersebut.
"Kasusnya sudah ditangani propam. Kita tunggu saja hasilnya," kata Wakapolres Bulukumba Kompol Syarifuddin saat dikonfirmasi Radar Selatan (Jawa Pos Group).

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
