Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Agustus 2017 | 15.36 WIB

Jajakan Diri Sepi Pelanggan, Nike Nekat Mencuri

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Suryadi (22) harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran Tersangka kasus pencurian. Dia rupanya juga seorang cross dresser atau wanita pria (waria). Namanya pun berubah menjadi Nike alias Yesi.


Dia juga kerap menjajakan diri. Nike –panggilan malamnya-, tidak canggung berkisah tentang kisahnya melayani hidung belang.


Warga yang berdomisili di Tanjung Sembilan, Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) itu mengaku, setiap dua pekan sekali, menjajakan diri di kawasan Jalan Marsma R Iswahyudi, Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan.


"Biasa mangkal di sana, gak sering kok cuma dua pekan sekali," ucapnya dengan nada kemayu sebagaimana dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), Selasa (15/8).


Dia mengaku penghasilan menawarkan jasa seks "abnormal" tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. "Gak sering juga dapat pelanggan, sepi mas," katanya.


Namun demikian, dia mengaku sudah banyak pelanggan telah merasakan servisnya. Bahkan ada juga para pelanggan sampai menyewa long time. Biasanya melayani para pelanggan di kontrakannya yang berada di Kampung Timur, Balikpapan Utara. "Saya baru-baru aja, ya kenalan dulu sama pelanggan baru ke kos," ujarnya.


Aktivitas haramnya kini sudah tidak dilakoni sejak tersandung kasus pencurian. Nike diciduk tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Kaltim, Intelmob Polda Kaltim dan Polsek Samboja ara pada Kamis (10/8) sekira pukul 18.30 Wita.


Dari tangannya, petugas mengamankan barang bukti hasil pencurian berupa laptop, kamera DSLR dan ponsel. Nike sukses memperdaya Noorrohman Safitri untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga. Baru bekerja 3 hari Novi menggasak barang berharga milik korban.


Aksi pencuriannya bermula ketika Nike melamar menjadi asisten rumah tangga di rumah korban yang bernama Noorrohman Safitri warga Jalan Siaga Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.


Di mana pelaku dipekerjakan untuk membantu industri pembuatan kue milik korban. Rupanya menjadi asisten rumah tangga hanya sebagai tipu muslihat untuk memperlancar niatnya melakukan pencurian. Terbukti baru bekerja tiga hari, pria kelahiran Bone, 10 November 1995 nekat masuk ke kamar korban dan membawa kabur barang berharga. Akibatnya korban merugi hingga Rp 10 juta.


Mendapatkan laporan adanya tindak pidana pencurian tersebut, anggota Ditreskrimum Polda Kaltim melakukan penyelidikan dan mengendus keberadaan pelaku tengah bersembunyi di rumahnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore