
Ilustrasi
JawPos.com - Kasus perampokan sadis dengan menggunakan senjata api di Cengkareng, Jakarta Barat, dan di Kota Tangerang rupanya menjadi atensi Polres Balikpapan. Pasalnya tidak tertutup kemungkinan kejadian serupa terjadi di Kota Minyak.
"Tidak tertutup kemungkinan. Tetapi sejak awal kepolisian khususnya di Balikpapan sudah melakukan upaya razia dan patroli secara masif. Pembentukan satgas di masing-masing wilayah dilakukan untuk menekan angka kejahatan khususnya yang berpotensi menggunakan baik senjata api maupun senjata tajam," terang Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Kalfaris T Lalo.
Sejak awal Ramadan, dari data kejahatan di Kota Balikpapan yang ditangani Satreskrim, ada 18 kasus kejahatan yang masih mendominasi. Antara lain Curanmor dengan delapan kasus yang diungkap, Pencurian dengan kekerasan (Curas) ada tiga, dengan dua kasus terungkap. Sedangkan terakhir ada Pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan tujuh kasus yang sudah diungkap.
"Kejahatan 3C kami sebut. Ini yang mendominasi sejak awal puasa hingga hari ini. Karena itu kami berupaya maksimal untuk mencegah terjadinya kejahatan tersebut. Tetapi perlu peran masyarakat juga. Karena bagaimana juga, kejahatan timbul karena ada kesempatan pelaku yang melihat peluang melancarkan aksinya," ujarnya.
Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir untuk beraktivitas. Namun tetap waspada. Karena itu apabila melakukan aktivitas yang bersinggungan dengan keuangan seperti menarik dana dalam jumlah banyak, wajib meminta bantuan polisi untuk melakukan pengawalan.
"Sudah sering kami imbau. Tidak perlu bayar. Ini sudah menjadi tugas kami. Untuk peta wilayah rawan sejauh ini tidak ada. Namun tetap kami lakukan pengawasan dengan ketat," lanjutnya.
Untuk peredaran senjata api, pihaknya belum menemukan adanya pengguna secara ilegal. Begitu pula dengan laporan masyarakat yang masih nihil. Tetapi pengawasan ditingkatkan kepada peredaran senjata yang bisa dimodifikasi atau dirakit menjadi senjata api. Seperti senapan angin. Juga peredaran senjata tajam.
"Termasuk razia itu juga sebagai bentuk pengawasan. Puji Tuhan hingga saat ini belum ditemukan, senjata api ilegal dalam kegiatan kami. Yang jelas kami juga berharap partisipasi masyarakat dalam melaporkan apabila menemukan atau mengetahui terkait peredaran tersebut," pungkasnya. (*/rdh/rsh/k18/fab/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
