
Tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang yang menemukan kandungan formalin dalam buah anggur Australia.
JawaPos.com - Tim Pengawasan Pangan Terpadu Kabupaten Karawang menemukan kandungan formalin dalam buah anggur Australia yang dijual di Pasar Baru Karawang, Rabu (14/6). Tim pengawas pangan menemukan kadar formalin pada anggur tersebut melebihi batas indikator formalin yang dibawa oleh petugas.
Saat dilakukan uji laboratorium, ekstrak anggur tersebut berubah menjadi ungu yang diperkirakan kadar formalinnya melebihi 1,5 ppm.
"Anggur yang kita temukan ini sudah sangat parah kondisi formalinnya. Karena warna ungu ini melebihi angka indikator dalam tabel warna formalin. Kemungkinan langsung dicelupkan dan di rendam dalam proses pengawetan," kata salah satu petugas laboratorium Tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang.
Di tempat yang sama, Sekretaris Tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang, Kadarisman menjelaskan buah anggur yang ditemukan mengandung formalin tinggi tersebut berasal dari Australia. "Menurut pedagang, ini berasal dari Australia," ucapnya.
Selain buah anggur, sejumlah zat kimia berbahaya juga ditemukan pada sejumlah makanan pasar lainnya. "Dari 24 sample makanan yang kita periksa kandungannya ada sebanyak 9 makanan yang mengandung boraks dan formalin," ujarnya.
Disebutkan Kadarisman diantaranya yang mengandung formalin ayam potong, anggur impor, kolang-kaling dan bakso. Sedangkan untuk makanan yang mengandung boraks yakni pacar cina hitam dan pink, cincau hijau, hitam, dan merah.
"Sejumlah pedagang sudah kita sosialisasikan. Dan mereka harus mendatangi berita acara, jika menjual lagi akan kita berikan sanksi atau barang-barang kita sita. Lalu kita juga akan selusur produsen yang membuat olahan makanan tersebut," ujarnya.
Dirinya mengatakan tim Pengawasan Pangan Terpadu Karawang yang bertugas sebagai pengontrol pasokan kebutuhan pokok juga sebagai penjamin keamanan kualitas pangan.
"Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk cerdas memilih makanan yang sehat saat melakukan belanja di pasar. Dan para pedagang pun harus bertanggungjawab atas barang jualannya dari harga maupun kualitas," paparnya. (aef/tra/yuz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
