
Dua bocah digunduli kepalanya karena membawa sajam.
JawaPos.com - Dua bocah berusia belasan tahun kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit. di Jalan Rafika, Kelurahan Rangkepanjaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. Warga setempat yang memergoki kedua bocah itu langsung mengintrogasi.
Dua bocah itu sedang nongkrong Minggu, (12/6) pukul 12:00. “Kami langsung membawanya ke rumah ketua RW dan mengintrogasinya,” ungkap salah seorang warga, Parjo (49).
Tak hanya itu, warga yang geram dengan kelakukan kedua bocah tersebut mencukur habis rambut keduanya sampai botak. “Kami langsung serahkan ke Polsek Pancoranmas,” lanjutnya.
Kapolsek Pancoranmas Kompol Hamonangan Nadapdap mengatakan, kedua bocah tersebut tertangkap oleh warga setelah kedapatan nongkrong dan membawa senjata tajam jenis celurit yang diakui adalah milik kedua bocah tersebut.
“Kami mengamankan dua bocah yang diduga hendak melakukan aksi tawuran disana,” katanya kepada Radar Depok (Jawa Pos Group).
Kedua bocah yang diketahui bernama RK (18) dan AF (13) merupakan warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan. Menurut pengakuan dari keduanya bocah tersebut, mereka datang ke Jalan Rafika hendak menemui teman wanitanya.
“Mereka sih ngakunya mau ketemu teman wanitanya, dan alasan membawa senjata tajam itu untuk melindungi diri karena banyak aksi tawuran antar pelajar, karena posisinya dia masih pelajar,” lanjutnya.
Meskipun begitu, kedua bocah tersebut tidak ditahan, melainkan hanya dipanggil orang tuanya dan menuliskan surat pernyataan untuk tidak melakukan hal serupa.
“Kami berikan peringatan keras kepada orang tua, agar menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang negatif,” katanya.
Maraknya aksi tawuran pelajar, lanjut Nadapdap, pihaknya semakin memperketat penjagaan dan pengamanan di wilayah hukumnya. Terutama di beberapa titik yang dianggap rawan yakni, Jembatan serong, Citayam dan Mampang.
“Patroli kami lebih rutin lagi, dijam-jam rawan baik siang dan malam, dan untuk masyarakat agar lebih hati hati di jam jam rawan seperti usai tarawih dan menjelang sahur,” katanya. (ade/pj/yuz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
