
Ilustrasi
JawaPos.com BENGKULU – Ada-ada saja ulah ketiga pemuda ini, Ra (25) warga Jalan Danau 2 Kota Bengkulu, Ag (16) warga Bumi Ayu 4 Kota Bengkulu, dan If (17) warga Jalan Natadirja Km 7,5 Kota Bengkulu.
Setelah berhasil membobol warung milik Maryanti (47) di jalan Indragiri 4 tepatnya di depan rumah dinas Kapolda Bengkulu, ketiga pemuda ini malah memposting hasil curiannya tersebut di sebuah forum jual beli di media sosial (medsos) facebook.
Alhasil ketiganya akhirnya ditangkap aparat kepolisian, karena postingan tersebut ternyata dilihat oleh Wulan (19) anak si pemilik warung.
Data terhimpun, diperkirakan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (12/1) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Ketiga pelaku diduga sudah mengetahui bahwa setiap malam warung tersebut memang tidak dijaga, karena si pemilik warung (korban, red) tinggal di Kebun Ros.
Dengan merusak pintu warung yang terbuat dari papan, ketiga pelaku dengan leluasa mengacak-acak dan mengambil beberapa barang di dalam warung, seperti 2 unit blender merk Philip, dan sejumlah barang dagangan pemilik warung.
“Kami tahu baru warung kami dimaling orang saat pagi hari, ketika saya mau membuka warung. Saat datang dan melihat pintu warung sudah rusak dan barang-barang di dalam warung berantakan, saya langsung memberitahu orang tua saya, kemudian orang tua saya datang dan mengadu ke polisi,” ujar Wulan seperti ditulis Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group), Minggu (15/1).
Sembari orang tuanya melapor ke polisi, Wulan bersama saudaranya pun membereskan kondisi warung yang berantakan. Setelah selesai membereskan warungnya, Wulan pun iseng-iseng membuka media sosial sembari beristirahat di warungnya tersebut. Betapa kagetnya Wulan ketika melihat salah satu postingan di forum jual beli facebook, seseorang memposting 2 unit blender milik warungnya tersebut.
“Saat buka facebook, saya melihat ada orang memposting blender milik ibu saya di sebuah forum jual beli. Saya tau persis itu punya kami, karena ada tandanya. Kemudian saya melapor ke abang-abang polisi di rumah Kapolda sana, dan mereka akhirnya membantu menangkap orang yang memposting itu, dan menyerahkannya ke polisi lainnya,” cerita Wulan.
Diketahui, hanya berselang beberapa jam pasca postingan tersebut muncul. Aparat kepolisian langsung memburu si pemilik akun yang memposting tersebut, dan diketahui pemilik akun tersebut adalah Ra.
Setelah menangkap Ra, akhirnya diketahui bahwa pelaku pencurian tersebut juga melibatkan dua anak dibawah umur yakni Ag dan If yang masih berstatus pelajar. Ketiga pelaku akhirnya dibekuk aparat kepolisian dan kemudian digelandang ke Mapolsek Gading Cempaka.
Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta, S.IK melalui Kapolsek Gading Cempaka Kompol Farouk Oktora didampingi Kanit Reskrim Iptu Rabnus Supandri mengungkapkan, ketiga pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Gading Cempaka.
“Ketiganya sudah kita amankan Kamis malam lalu, dan saat ini sudah kita tahan di sel tahanan. Kita juga sudah memanggil pihak keluarga dari ketiga pelaku, khususnya 2 pelaku yang masih dibawah umur. Karena pihak keluarga meminta masalah ini diselesaikan dengan cara mediasi kekeluargaan. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya nanti,” demikian Farouk. (sly/nas/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
